DESENTRALISASI di TITIK TERLUAR? MENJAWAB SUARA dari KECAMATAN TAMBELAN yang TERABAIKAN

photo author
Ria Fahrudin, Klik Read
- Selasa, 9 Desember 2025 | 17:08 WIB
Lukman Nur Hakim
Lukman Nur Hakim

Baca Juga: Cegah Risiko Medication Error, RSUD Embung Patimah Kota Batam Luncurkan Sistem Pelayanan Farmasi Digitalisasi

Desentralisasi asimetris untuk Kecamatan Tambelan mencakup kewenangan khusus yang memberikan hak pengaturan zona perikanan berkelanjutan, pengembangan ekowisata berbasis lumba-lumba dan hiu paus, serta pengelolaan bandara lokal guna meningkatkan konektivitas wilayah terpencil ini.

Pendanaan asimetris dirancang melalui alokasi tambahan Rp3-5 miliar tahunan dari pusat dan daerah untuk infrastruktur dasar seperti SPAM air bersih, fasilitas sekolah, dan telekomunikasi, ditambah insentif Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari hasil laut yang melimpah seperti ikan pelagis dan demersal.

Baca Juga: Pejabat Pemko Batam Bersama Relawan Turun ke Jalan Galang Dana Kemanusiaan Korban Bencana Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Partisipasi lokal diperkuat dengan pembentukan dewan kecamatan yang merepresentasikan nelayan serta struktur administratif (1 kelurahan + 7 desa), yang terlibat langsung dalam pengambilan keputusan dan didukung monitoring oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk transparansi. ***

Oleh: Lukman Nur Hakim 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ria Fahrudin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Membaca Luka Aurelie Moeremans dalam Broken Strings

Rabu, 14 Januari 2026 | 10:03 WIB

Akal-akalan Efisiensi di Balik Pilkada

Rabu, 24 Desember 2025 | 12:22 WIB

Bencana dan Ilusi Otonomi

Sabtu, 13 Desember 2025 | 21:02 WIB

Hari HAM Sedunia,400 Orang Nasibnya Digantung

Rabu, 10 Desember 2025 | 12:22 WIB
X