PSSI Kirim Laporan Pertama ke FIFA Tentang Tragedi Kanjuruhan Yang Menewaskan 130 Orang Hingga Saat Ini

photo author
Khairul, Klik Read
- Minggu, 2 Oktober 2022 | 18:17 WIB
Sekjen PSSI Yunus Nusi (pssi.org)
Sekjen PSSI Yunus Nusi (pssi.org)

KLIKREAD - FIFA meminta laporan resmi dari PSSI terkait peristiwa Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 130 orang hingga saat ini. 

Hal tersebut disampaikan oleh Sekjen PSSI Yunus Nusi pada konferensi pers PSSI di Stadion Madya Gelora Bung Karno hari ini Minggu, 2/10, seperti dilansir oleh antaranews.com.

Baca Juga: Perintah Lengkap Presiden Jokowi Dalam Merespon Tragedi Kanjuruhan Yang Menewaskan 130 Orang

Yunus Nusi juga mengatakan bahwa ia intens berkomunikasi langsung dengan FIFA sebagai induk federasi sepakbola dunia. Tujuannya berkomunikasi intensif dengan FIFA untuk memberi tahu perkembangan terakhir tentang Tragedi Kanjuruhan, tragedi sepakbola Indonesia yang paling parah terjadi dalam sejarah sepakbola Indonesia.

Sekjen PSSI tersebut berharap kejadian tersebut tidak akan merugikan sepakbola Indonesia secara keseluruhan. Sepakbola Indonesia baru saja bangkit dari era keterpurukan pandemi Covid-19 dan sanksi FIFA beberapa tahun lalu.

Baca Juga: Reaksi Presiden AFC Terhadap Kerusuhan Sepakbola di Kanjuruhan Yang Menewaskan 130 Orang

"Kami berharap kejadian ini tidak menjadi rujukan atau landasan FIFA untuk mengambil keputusan yang tidak baik dan tidak menguntungkan Indonesia dan, khususnya PSSI," lanjut Yunus Nusi. 

Berdasarkan laporan awal yang diterima oleh PSSI, banyak korban jiwa yang jatuh akibat dari terinjak-injak, berdesakan, dan terjepit setelah mendapatkan halauan dari pihak keamanan. 

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan: Aturan FIFA Dalam Penanganan Kerusuhan Supoter Pada Pertandingan Sepakbola

Yunus Nusi kemudian menekankan bahwa kerusuhan yang terjadi bukan karena ribut antar dua kelompok suporter, melainkan adanya kericuhan paska pertandingan yang kemudian di halau oleh pihak keamanan yang berjaga di dalam Stadion Kanjuruhan Malang

Pertandingan lanjutan Liga 1 Indonesia antara Arema FC vs Persebaya hari Sabtu 1/10 kemaren dimenangkan oleh Persebaya dengan skor 3-2. Hal inilah yang memicu suporter Arema FC masuk ke dalam lapangan setelah pertandingan baru selesai.

Baca Juga: BREAKING NEWS! 127 Tewas dalam Kerusuhan Usai Laga Persebaya Vs Arema FC di Stadion Kanjuruhan Malang

Tindakan tersebut diantisipasi oleh pihak kepolisian dan aparat gabungan TNI, dengan tembakan gas air mata untuk membubarkan massa.

Seperti kita ketahui, Indonesia sendiri sudah ditunjuk untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U20 FIFA tahun depan. Meski ini adalah musibah besar dan banyak korban jiwa, jangan sampai menodai atau membuahkan hukuman berat buat Indonesia.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Khairul

Sumber: Antaranews

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X