Sosok Letkol Untung Syamsuri, Komandan Operasi Gerakan 30 September Yang Berasal Dari Resimen Tjakrabirawa

photo author
Khairul, Klik Read
- Senin, 26 September 2022 | 08:30 WIB
Letkol Untung Syamsuri, Komandan Operasi G30S/PKI yang dieksekusi mati setelah Sidang Mahmilub 1966 (Donald K.S )
Letkol Untung Syamsuri, Komandan Operasi G30S/PKI yang dieksekusi mati setelah Sidang Mahmilub 1966 (Donald K.S )

Selama perang kemerdekaan, Untung aktif dalam perang di wilayah Wonogiri hingga Madiun 1948. Setelah perang kemerdekaan selesai ia kemudian aktif pendidikan di Akmil Semarang. Kemudian ia berganti nama menjadi Untung Sutopo.

Selama aktif di Akmil Semarang, Untung Sutopo lulus dengan predikat alumnus terbaik bersama dengan tokoh militer lain, Benny Moerdani.

Baca Juga: Twibbon Estetis untuk IG, WA dan FB dalam Rangka Peringatan G30S PKI 2022

Untung kemudian diberdayakan oleh Mayjen Soeharto sebagai perwira untuk merebut kembali Papua Barat. Bersama dengan Benny Moerdani, Untung adalah perwira yang cakap dan handal dalam operasi lapangan. 

Setelah itu Untung kemudian bergabung dengan Batalyon Banteng Raiders di Srondol, Jawa Tengah, salah satu pasukan elit AD yang sering dibandingkan dengan RPKAD (Kopassus) saat itu. 

Baca Juga: Fakta Pedih Tragedi G30S PKI, Berdalih Menyelamatkan Negara Padahal…

Letkol Untung dan G30S/PKI

Pada Sidang Mahmilub yang singkat tahun 1966, Letkol Untung dijatuhi hukuman mati berdasarkan bukti-bukti keterlibatannya dalam Peristiwa G30S/PKI yang memakan korban pucuk pimpinan AD.

Peran Letkol Untung sangat krusial dalam peristiwa berdarah tersebut. Dimana saat itu posisinya adalah Komandan Pasukan Gerakan 30 September yang menargetkan pucuk pimpinan AD yang diduga adalah kelompok Dewan Jenderal. 

Baca Juga: HEBOH! Mahfud MD Sebut Data yang Dibocorkan Hacker Bjorka Adalah Karangan

Dewan Jenderal adalah isu yang dihembuskan oleh PKI ke publik dengan asumsi bahwa ada sekelompok pimpinan jenderal-jenderal AD akan melakukan kudeta terhadap Presiden Soekarno dengan dibantu oleh pihak asing seperti Amerika dan Inggris. 

Letkol Untung bersama PKI dan inisiator gerakan ini berkumpul dan merencanakan upaya untuk menyingkirkan Dewan Jenderal. Upaya penyingkiran tersebut disusun dengan target-target khusus pada pimpinan AD. 

Baca Juga: Kelompok Tani An Nahl Ciracas Serang Mengikuti Pelatihan Budidaya Lebah juga Diedukasi Cara Memilih Madu Murni

Target sudah disepakati dan Untung melatih tentara yang mendukungnya, serta simpatisan-simpatisan PKI di daerah Lubang Buaya.

Yang menarik dari peran Letkol Untung adalah ketika pada tanggal 1 Oktober 1965, setelah kejadian penculikan dan pembunuhan para jenderal AD, ia melalui siaran radio RRI, mengklaim dirinya adalah penyelamat dari sebuah upaya kup Dewan Jenderal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Khairul

Sumber: Dari Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X