KLIKREAD - Paska kejadian Tragedi Kanjuruhan Malang, Presiden Jokowi segera membentuk tim independen yang diberi tugas melakukan investigasi dan mengusut perihal kejadian yang memakan korban 132 orang.
TGIPF kemudian dibentuk dan diketuai oleh Menkopolhukam, Mahfud MD, dengan beranggotakan mulai dari akademisi, penegak hukum, wartawan senior, hingga mantan atlet.
Tim tersebut sudah bekerja melakukan berbagai pemeriksaan, yang mana nanti hasil pemeriksaan tersebut akan diberikan kepada Presiden Jokowi sebelum bertemu dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino pada Selasa pekan depan (18/10).
Adapun kedatangan Presiden FIFA ke Indonesia adalah untuk membentuk tim transformasi sepakbola Indonesia yang akan bekerja secara berdampingan dengan pemerintah dan PSSI tentunya.
TGIPF sendiri dalam kerjanya melakukan investigasi Tragedi Kanjuruhan Malang telah selesai memeriksa sejumlah pihak.
Mulai dari PSSI, PT LIB hingga panitia pelaksana (panpel) pertandingan, hingga pihak televisi swasta yang bekerjasama dengan PT LIB menyiarkan Liga 1 (Indosiar).
Seperti di lansir dari laman PMJ News, Ketua TGIPF Tragedi Kanjuruhan Malang, Mahfud Md mengatakan TGIPF akan merampungkan laporan hasil investigasi dan menyerahkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada hari Jumat pekan ini (14/10).
"Mulai hari Rabu tim akan segera melakukan analisis, sekaligus menyusun kesimpulan dan rekomendasi sehingga diharapkan laporan ini bisa saya serahkan kepada bapak presiden pada hari Jumat pekan ini," ungkap Mahfud Md dalam konferensi pers yang disiarkan di kanal YouTube Kemenkopolhukam, Selasa (11/10/2022).
Menurut Mahfud MD, investigasi TGIPF Tragedi Kanjuruhan Malang bisa diselesaikan lebih cepat. Sebelumnya, Presiden meminta TGIPF menyelesaikan investigasi kurang dari sebulan.
Artinya TGIPF akan membuat kesimpulan dalam waktu cepat berdasarkan temuan-temuan di lapangan.