"Kehadiran Presiden di lokasi bencana juga menjadi bentuk trauma healing, terutama bagi ibu-ibu dan anak-anak.
Baca Juga: Gubernur Bali Sebut Realisasi PWA Tahun 2025 Meningkat Tembus Rp369 Miliar
Presiden ingin memastikan rakyat benar-benar merasakan perhatian negara," ujarnya.
Dalam penanganan bencana, Presiden memprioritaskan pembangunan hunian sementara dan hunian tetap, percepatan perbaikan fasilitas publik, bantuan stimulan bagi warga terdampak.
Dan juga pemenuhan kebutuhan dasar, perbaikan infrastruktur air bersih hingga restrukturisasi kredit bagi masyarakat terdampak bencana.
Ivan menekankan seluruh langkah tersebut menunjukkan bahwa penanganan bencana ala Presiden Prabowo dilakukan secara terencana, terkoordinasi, dan berkelanjutan.
Baca Juga: Jaga Kualitas Pariwisata, Bali Saring Turis Asing dengan Cek Saldo Tabungan
"TSM bukan sekadar istilah.
Ini adalah cara kerja agar pemulihan berjalan cepat dan benar-benar dirasakan masyarakat," ucapnya.***