Dalam tulisannya, SBY menuturkan saat itu dengan informasi dan intelijen yang sangat minim, dirinya yang berada di Jayapura segera menggelar rapat Kabinet Terbatas, yang dihadiri oleh sejumlah Menteri yang mendampinginya
"Ingat, kunjungan saya ke Papua waktu itu di samping menghadiri perayaan Natal bersama juga meninjau Nabire yang baru saja tertimpa bencana," jelasnya.
Setelah melakukan pembahasan secukupnya, SBY mengambil keputusan bahwa esok hari, sepagi mungkin, dirinya langsung ke Aceh, bukan ke Jakarta sesuai dengan yang telah direncanakan.
"Pada waktu itu memang ada yang berpendapat dan menyarankan agar sebaiknya saya kembali ke Jakarta dulu.
Setelah segalanya menjadi jelas, baru ke Aceh," tuturnya.
"Tidak. Kita langsung ke Aceh. Persiapkan penerbangan kita.
Kita berangkat sepagi mungkin," demikian dirulis SBY saat menangani peristiwa Tsunami di 2004 silam.***