Menurutnya, kegiatan rekonstruksi dan perbaikan fasilitas publik pascabencana juga akan memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian.
Belanja untuk perbaikan infrastruktur disebutnya dapat memberikan stimulus tambahan, terutama di daerah yang terdampak langsung.
“Apalagi nanti kalau ada perbaikan-perbaikan fasilitas bangunan dan lain-lain itu akan mendorong ekonomi sedikit,” kata Purbaya.
Baca Juga: Gelar FGD di IKN , BP Batam Bersama OIKN Bahas Perencanaan Infrastruktur Modern dan Berkelanjutan
Pemerintah Siap Tambah Pembiayaan
Purbaya juga menegaskan kesiapan pemerintah untuk menyalurkan dana tambahan apabila kebutuhan pembiayaan bencana dinilai belum mencukupi.
Ia memastikan bahwa mekanisme dukungan keuangan kepada perbankan maupun BNPB dapat dilakukan sewaktu-waktu sesuai urgensi di lapangan.
"Kalau masih dianggap kurang (kondisi keuangan), saya akan gelentor lagi uang saya ke perbankan," imbuhnya.
Baca Juga: Jika Ada Aset Mencurigakan, KPK akan Usut LHKPN Ridwan Kamil
Purbaya juga menyebut bahwa cadangan pembiayaan bencana yang dikelola BNPB dalam kondisi aman.
Hal ini menjadi dasar keyakinan pemerintah bahwa proses penanganan bencana tidak akan terhambat dari sisi anggaran.
“Cadangan-cadangan bencana punya PNB BNPB jadi aman,” pungkasnya.***