"Proses ini harus hati-hati. Kami menyusunnya secara deduktif ke induktif, mulai dari area luar komplek hingga ke dalam rumah," jelasnya.
Calvijn menyebut, sebagian kamera CCTV di area depan rumah tidak berfungsi, namun tim masih bisa memperoleh rekaman dari sejumlah titik di sekitar komplek.
"Beberapa CCTV sudah kami periksa. Walaupun ada yang rusak, kami juga mengambil rekaman dari lapisan luar komplek untuk dibandingkan dengan fakta lain di lapangan," ujarnya.
Saat ditanya apakah kebakaran itu disebabkan unsur kesengajaan atau murni kecelakaan, Calvijn belum mau berspekulasi.
Baca Juga: Pemkab Kepahiang Akhirnya Pecat ASN Injak Al Quran Viral di Medsos
"Kami mohon waktu. Penyidik tidak ingin terburu-buru menyimpulkan sebelum semua fakta benar-benar cocok," tegasnya.