Rencana Redenominasi, BI Tegaskan Tak Kurangi Nilai Maupun Daya Beli Masyarakat

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Selasa, 11 November 2025 | 19:09 WIB
Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso./net
Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso./net

KLIKREAD.COM, Jakarta - Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Ramdan Denny Prakoso, menegaskan rencana redenominasi Rupiah tidak akan mengurangi nilai maupun daya beli masyarakat.

Kebijakan ini murni bertujuan untuk menyederhanakan jumlah digit pada pecahan uang Rupiah tanpa mengubah nilainya terhadap harga barang dan jasa.

"Redenominasi Rupiah merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi transaksi, memperkuat kredibilitas Rupiah.

Baca Juga: Dalih Karena Lagi Mabuk, Lisa Mariana Ngaku Tak Sadar Rekam Video Syur

Serta mendukung modernisasi sistem pembayaran nasional," ujar Ramdan Denny Prakoso di Jakarta, Senin 10 November 2025 kemarin.

Denny menjelaskan, proses redenominasi direncanakan secara matang dan melibatkan koordinasi erat antarseluruh pemangku kepentingan.

Saat ini, Rancangan Undang-Undang (RUU) Redenominasi telah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Jangka Menengah 2025-2029, sebagai RUU inisiatif Pemerintah atas usulan BI.

Baca Juga: Rencana Mau Desak DPR RI RUU Tentang Hak Cipta, Ariel Noah Malah Diminta Nyanyi

Selanjutnya, BI bersama Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan terus melakukan pembahasan mengenai proses redenominasi.

Implementasi redenominasi tetap mempertimbangkan waktu yang tepat, dengan memperhatikan stabilitas politik, ekonomi, sosial.

Serta kesiapan teknis termasuk hukum, logistik, dan teknologi informasi.

Baca Juga: BGN Ancam Tutup Dapur MBG Jika Terjadi Keracunan Berulang

"Selama proses ini berlangsung, Bank Indonesia akan tetap fokus menjaga stabilitas nilai Rupiah.

Dan juga mendukung pertumbuhan ekonomi nasional," tambah Denny lagi.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X