"Proses ini harus hati-hati. Kami menyusunnya secara deduktif ke induktif, mulai dari area luar komplek hingga ke dalam rumah," jelasnya.
Calvijn menyebut, sebagian kamera CCTV di area depan rumah tidak berfungsi, namun tim masih bisa memperoleh rekaman dari sejumlah titik di sekitar komplek.
"Beberapa CCTV sudah kami periksa. Walaupun ada yang rusak, kami juga mengambil rekaman dari lapisan luar komplek untuk dibandingkan dengan fakta lain di lapangan," ujarnya.
Saat ditanya apakah kebakaran itu disebabkan unsur kesengajaan atau murni kecelakaan, Calvijn belum mau berspekulasi.
Baca Juga: Pemkab Kepahiang Akhirnya Pecat ASN Injak Al Quran Viral di Medsos
"Kami mohon waktu. Penyidik tidak ingin terburu-buru menyimpulkan sebelum semua fakta benar-benar cocok," tegasnya.
Artikel Terkait
BGN Ancam Tutup Dapur MBG Jika Terjadi Keracunan Berulang
Ketua KPK Resmi Lantik 23 Penyelidik dan Penyidik Baru
Rencana Mau Desak DPR RI RUU Tentang Hak Cipta, Ariel Noah Malah Diminta Nyanyi
Dalih Karena Lagi Mabuk, Lisa Mariana Ngaku Tak Sadar Rekam Video Syur
Rencana Redenominasi, BI Tegaskan Tak Kurangi Nilai Maupun Daya Beli Masyarakat
Pemkab Kepahiang Akhirnya Pecat ASN Injak Al Quran Viral di Medsos
Kepuasan Masyarakat Capai 95 Persen Atas Program Kesehatan di Era Pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto
Prabowo Pimpin Renungan Suci di TMP Kalibata: Jangan Sekali-Sekali Melupakan Jasa Para Pahlawan
Turut Rayakan Hari Ayah Nasional, Google Doodle Tampilkan Gambar Ini
Wapres Gibran Apresiasi Klungkung jadi Daerah Terendah Stunting di Indonesia