KLIKREAD.COM, Jakarta -TNI Batalyon Komposit Gardapati (Yonkomposit/1GP) akan melakukan latihan menembak di Kabupaten Natuna.
Latihan akan diadakan pada 22-24 Oktober 2025 dengan menggunakan peluru daya ledak tinggi.
Untuk itu warga di Kabupaten Natuna diimbau untuk tidak beraktivitas di luar ruangan.
Baca Juga: Polres Metro Jakarta Pusat Kerahkan 1.743 Aparat Kawal Demo Setahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran
Bahkan bagi kelompok seperti usia lanjut yang rentan, ibu hamil, pasien dengan kondisi medis khusus, bayi, dan anak-anak diimbau untuk mengungsi ke lokasi yang lebih aman selama latihan berlangsung.
Komandan Yonkomposit 1/GP Letkol Infanteri Muchamad Ricky Prawiratama menjelaskan, latihan akan digelar sejak pukul 08.30 WIB hingga 16.00 WIB.
Latihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan dan kesiapan personel TNI dalam menjaga perbatasan wilayah, khususnya di kawasan Natuna yang memiliki posisi strategis.
Baca Juga: Lisa Mariana Resmi Jadi Tersangka, Ridwan Kamil Apresiasi Polri
Beberapa lokasi latihan meliputi Desa Air Lengit, Desa Sebadai Ulu, Kelarik, Batubi, dan Teluk Buton.
"Kegiatan latihan menembak senjata berat ini, merupakan program latihan satuan.
Bertujuan untuk memelihara kemampuan satuan serta prajurit,” kata Ricky di Natuna dikutip dari laman Antara di Natuna, Senin 20 Oktober 2025.
Baca Juga: Hari Ini, Bareskrim Panggil Tersangka Lisa Mariana Terkait Kasus Pencemaran Nama Baik RK
Ia mengatakan tidak berkomitmen menjaga keamanan dan menjaga keamanan selama pelaksanaan latihan militer berlangsung.
Ricky berharap masyarakat mengikuti imbauan tersebut dan latihan berjalan lancar.***