KLIKREAD.COM, Jakarta - Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan dunia kampus harus jadi ruang aman bagi mahasiswa dan jauh dari kasus perundungan.
Pernyataan Hetifah Sjaifudian terkait meninggalnya Timothy Anugerah Saputra Mahasiswa Universitas Udayana, yang diduga merupakan korban perundungan di lingkungan kampusnya.
Timothy ditemukan meninggal dunia, Rabu 15 Oktober 2025, usai melompat dari lantai empat Kampus Universitas Udayana, Denpasar, Bali.
Baca Juga: Pemerintah Siapkan Pemutihan 23 Juta peserta BPJS Kesehatan Nunggak Hingga Rp10 Triliun
Menurut Hetifah, dunia pendidikan khususnya perguruan tinggi seharusnya jadi ruang aman buat setiap mahasiswa, untuk tumbuh dan berkembang secara bebas.
Dan juga tanpa ada tekanan sosial dari lingkungan sebayanya.
“Kampus adalah tempat belajar, bukan tempat untuk menekan, mempermalukan, atau menyingkirkan seseorang.
Baca Juga: KPK Minta Masyarakat Buat Laporan Resmi Jika Mengetahui Ada Tindakan Korupsi
Kita harus menjamin setiap mahasiswa merasa aman dan dihargai.
Kasus seperti ini tidak boleh terulang lagi,” ujarnya di Jakarta, Minggu 19 Oktober 2025.
Maka dari itu, Hetifah mendesak pihak Universitas Udayana melakukan investigasi menyeluruh secara transparan, serta menemukan semua pihak yang terlibat.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Siap Dipecat Presiden Prabowo Jika Target Ekonomi Tidak Capai 6 Persen pada 2026
Dia menegaskan, Peraturan Mendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi harus diimplementasikan oleh seluruh universitas di Indonesia.***