Selain membahas kenaikan pangkat, Zudan juga menyoroti pentingnya pemetaan ASN berbasis potensi dan kompetensi.
Baca Juga: Sri Mulyani Trending Topik Usai Prabowo Reshuffle Kabinet
Dia menilai, penempatan pegawai sesuai dengan keahlian dan potensi ini menjadi penting karena berkaitan dengan optimalisasi kinerja.
Dengan begitu, maka kualitas pelayanan publik akan semakin baik.
Untuk mendukung hal ini, lanjut dia, BKN akan menjalin kerjasama dengan ESQ Universitas Ary Ginanjar (UAG).
Kolaborasi tersebut difokuskan pada pemetaan potensi dan kompetensi ASN dengan pendekatan DNA talent.
Sehingga, pengembangan karier pegawai pun bisa lebih terarah.
“Jika setiap ASN menempati posisi secara potensi dan kompetensi yang tepat, mereka bisa bekerja secara optimal, dan memberikan pelayanan publik yang berkualitas,” paparnya.
Baca Juga: Inilah Perjalanan Karier Ferry Juliantono Baru Dilantik Menjabat Menteri Koperasi
Gebrakan BKN ini diharapkan menjadi angin segar bagi jutaan ASN di seluruh Indonesia.
Dengan kesempatan kenaikan pangkat yang lebih terbuka dan sistem pemetaan kompetensi yang lebih terukur, profesi ASN diharapkan semakin profesional, adaptif, dan berdaya saing. ***