KLIKREAD.COM, Jakarta - Kementerian Sosial (Kemensos) RI mulai akan menerapkan secara penuh penyaluran bantuan sosial (bansos) dengan skema digital.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, menilai skema digital penyaluran bansos ini akan berjalan penuh.
Dan hal ini berpotensi penghematan anggaran negara bisa mencapai Rp14 triliun per tahun.
Baca Juga: Mulai 2026, Pemerintah Mewajibkan Beli Gas Elpiji 3 Kg Pakai NIK KTP
Angka itu kata Gus Ipul, hanya berasal dari bansos yang dikelola Kemensos dengan asumsi masih ada penerima yang tidak tepat sasaran.
Gus Ipul juga memastikan uji coba penyaluran bansos digital akan dimulai pada September 2025 mendatang di Kabupaten Banyuwangi.
Program ini menjadi proyek percontohan nasional untuk mendorong transparansi dan efisiensi penyaluran bansos.
Baca Juga: Jadi Terdakwa Kasus Korupsi, Mantan Walikota Semarang dan Suami Dijatuhi Hukuman Penjara
“Digitalisasi bansos ini adalah kemajuan besar.
Penerimaan ditentukan oleh sistem, bukan lagi petugas.
Ini bentuk transparansi sekaligus efisiensi,” kata Gus Ipul di Jakarta, Selasa 26 Agustus 2025 kemarin dikutip dari Antara.
Baca Juga: Saling Interupsi Tiga Musisi Diancam Diusir dari Rapat RUU Hak Cipta
“Dengan sistem digital, penyaluran bansos menjadi lebih akurat, transparan, dan akuntabel.
Uang negara dapat disimpan dan benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak,” ujarnya.