KLIKREAD.COM, Jakarta - Saat ini masyarakat dunia tengah dihadapkan dengan permasalahan pangan.
Di mana data PBB menunjukkan hampir 10 persen masyarakat dunia mengalami kelaparan.
Demikian dikatakan Utusan Khusus Sekjen PBB untuk Air, Retno Marsudi saat menyampaikan pidato pada forum yang diselenggarakan Kagama, Kamis 17 Juli 2025 lalu di Auditorium RRI, Jakarta.
Baca Juga: Imigrasi Gelar Operasi Wira Waspada Terjaring 294 WNA Langgar Ketentuan Keimigrasian
“Berdasarkan dari angka naik dari tahun 2019 yang angkanya 7,5 persen.
Dan 2,8 miliar orang di dunia tidak dapat memperoleh makanan sehat,” ujar Retno.
Oleh karena itu, pihaknya mengajak masyarakat Indonesia untuk melakukan tiga langkah sebagai upaya menjaga ketahanan pangan.
Baca Juga: Menteri Nusron Minta IPPAT Berperan di Transformasi Layanan Pertanahan
Salah satunya adalah bersama-sama mengambil tindakan tegas.
“Selama ini produksi pangan tergantung air, maka pendekatan yang seimbang antara air dan pangan harus diambil.
Kita harus mempercepat transformasi sistem agri food (makanan pertanian), sehingga menjadi lebih efisien, inklusif, tangguh, dan berkelanjutan,” kata Retno.
Kemudian, langkah yang dapat dilakukan masyarakat Indonesia selanjunya yaitu menganut prinsip menghasilkan lebih banyak dengan lebih sedikit.
Dalam langkah ini menurut Retno, penting bagi Indonesia dalam menghasilkan produksi pertanian yang lebih tinggi dengan menggunakan air yang lebih sedikit.