“Pendirian pangkalan militer asing hanya akan menyeret Indonesia dalam percaturan geopolitik yang kontraproduktif dengan perdamaian dunia.
Selain itu, kepentingan nasional kita lebih utama ketimbang ikut campur dalam situasi yang berpotensi meningkatkan intensitas konflik antar kekuatan-kekuatan besar,” ucapnya.
Anggota Komisi Pertahanan DPR itu juga mengingatkan bahwa keberadaan pangkalan militer asing.
Khususnya di kawasan Asia Tenggara berpotensi memicu ketegangan antar negara anggota ASEAN dan mengganggu stabilitas kawasan.
Baca Juga: Ridwan Kamil Janjikan Lisa Mariana Rp50 Juta Buat Video Syur Namun Tak Dibayarkan
“Kita harus berhati-hati. Stabilitas kawasan lebih penting daripada kepentingan sempit negara tertentu.
ASEAN dibangun atas dasar kerja sama dan kepercayaan, bukan persaingan kekuatan militer,” pungkasnya.***