Jika Tak Ada Teriakan "Woy" dari Balkon Lantai 2, Mario Dandy Tak Akan Berhenti Aniaya David Latumahina

photo author
Agus Jimmy, Klik Read
- Senin, 6 Maret 2023 | 19:10 WIB
Mario Dandy dan Shane Lukas, pelaku penganiayaan terhadap David Latumahina. (Tangkapan layar/ Twitter @jimoh)
Mario Dandy dan Shane Lukas, pelaku penganiayaan terhadap David Latumahina. (Tangkapan layar/ Twitter @jimoh)

Klilread.com - Entah bagaimana nasib David Latumahina jika saja tak ada yang melihat ketika dia dianiaya Mario Dandy, mungkin kondisinya lebih buruk dari sekarang.

Teriakan orang dari balkon lantai dua rumah teman dari David Latumahina menghentikan aksi penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy.

Bahkan, saksi berinisial N dan suaminya tak melihat wajah kesedihan atau belas kasihan ketika Mario Dandy melakukan penganiayaan kepada David Latumahina.

Baca Juga: Bulan Ini Kawasaki Akan Luncurkan Motor Baru, Diprediksi Motor Supermoto Penerus D-Tracker 150

Saksi dalam kasus penganiayaan David (17), seorang perempuan berinisial N dan suaminya R akhirnya buka suara terkait dengan peristiwa tindak kekerasan yang terjadi pada Senin (20/2/2023) malam.

Dalam rekaman video yang beredar terungkap bahwa N, merupakan sosok yang berteriak ‘Woy’ saat David dianiaya tersangka Mario Dandy Satriyo (20). Setelah ada teriakan tersebut, rekaman video pun berakhir.

Baca Juga: Gemerlap Cahaya Terang! Loker Terbaru Jakarta Barat Sales Data Analyst di PT Satya Langgeng Sentosa, Kerja Lur

Kuasa hukum pasangan suami istri (pasutri) R dan N, Muannas Alaidid mengatakan saat peristiwa tersebut tersangka Mario, Shane Lukas, serta pelaku anak AG (15) berada di lokasi kejadian.

"Ketika saksi N tiba di TKP, posisi mereka tidak sedang menolong korban anak D, tidak ada teriakan minta tolong dan tidak ada muka sedih," ujar Muannas dalam keterangannya, dikutip dari PMJ News pada Senin (6/3/2023).

"Akhirnya R, suaminya menghubungi RS Medika Permata Hijau dan Satpam Komplek menghubungi Polsek Pesanggarahan, Jakarta Selatan,” sambungnya.

Baca Juga: Chant Viva Ronaldo Mengiringi Kekalahan Manchester United atas Liverpool dengan Skor yang Fantastis

Dijelaskannya, saat itu N meneriaki mereka dari balkon lantai 2 rumahnya lantaran melihat ada yang tergeletak tak berdaya. Teriakan tersebut dimaksudkan agar tidak ada tindakan lain dari mereka serta agar teriakannya didengar orang lain di sekitar kejadian.

"Saksi N berlari turun dari balkon lantai 2 rumahnya, yang ternyata diikuti juga oleh suaminya, R menuju lokasi kejadian, kemudian saksi N kaget ternyata orang yang tergeletak itu adalah teman anaknya yang berkunjung di rumahnya," jelasnya.

"Berhentinya penganiayaan itu nyata bukan kehendak dari pelaku tapi karena ada orang lain," pungkasnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Agus Jimmy

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X