Ketika harga obligasi stabil, investor tidak terburu-buru menjual aset karena risiko kerugian menurun.
Sebaliknya, jika pasar menguat, potensi capital gain justru bisa menarik kembali aliran modal asing.
Baca Juga: JKN Alami Defisit Capai Rp30 Triliun, Pemerintah Bakal Naikkan Iuran BPJS Kesehatan
Pemerintah menilai koordinasi kebijakan fiskal dan moneter menjadi penting di tengah gejolak global, agar stabilitas rupiah dan pasar keuangan tetap terjaga tanpa memicu kepanikan di dalam negeri.***
Artikel Terkait
Permudah Salaman dengan Warga, Presiden Prabowo Minta PT Pindad Bikin Mobil Khusus Presiden
Dukung Perkuat Perekonomian Rakyat, Presiden Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi KDKMP
Usia Resmikan Museum, Presiden Prabowo Berziarah ke Makam Marsinah
Bantu Bangkitkan Perekonimian, Presiden Prabowo Akui MBG Banyak Masalah Harus Lebih Tertib
Berkas Perkara Belum Jelas, Refly Harun Ragukan Kasus Ijazah Jokowi Bisa P21
JKN Alami Defisit Capai Rp30 Triliun, Pemerintah Bakal Naikkan Iuran BPJS Kesehatan
Hasil Evaluasi DTSEN, Mensos Sebut Baru 475.821 KPM Masuk Daftar Penerima Bansos
Pengaruh Liburan Nasional dan Konflik Timur Tengah, Rupiah Diprediksi Tembus Rp 18.000 per Dolar AS pada Mei 2026
Dukung Program MBG Presiden Prabowo, Polri Miliki 1.376 SPPG Bersertifikat Halal
Hasil Panen Diekspor ke Malaysia, Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Jagung Nasional Tembus 1,23 Juta Ton