KLIKREAD.COM, Jakarta - Koordinator tim hukum Troya (Tifa, Roy, dan Advokat), Refly Harun, menilai kecil kemungkinan kasus dugaan fitnah ijazah palsu Mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dapat dinyatakan lengkap atau P21 oleh kejaksaan.
Refly Harun, mengatakan hingga kini status berkas perkara belum jelas meski polisi disebut telah melimpahkan berkas sejak April lalu.
“Boro-boro penahanan, P21 saja belum jelas,” kata Refly saat konferensi pers di Tebet, Jakarta Selatan, Jumat 15 Mei 2026.
Baca Juga: Bantu Bangkitkan Perekonimian, Presiden Prabowo Akui MBG Banyak Masalah Harus Lebih Tertib
Menurut Refly, timnya telah melakukan analisis terhadap perkembangan perkara tersebut.
Dari hasil pembahasan internal, mereka menilai peluang perkara itu menjadi P21 cukup kecil.
Ia menyebut ada empat aspek yang menjadi dasar analisis tim hukum Troya.
Salah satunya terkait lamanya proses penanganan perkara.
Baca Juga: Usia Resmikan Museum, Presiden Prabowo Berziarah ke Makam Marsinah
“Kalau penyidik mengatakan sudah dilimpahkan tanggal 17 April, dan tanggal 21 April kami ke Kejaksaan DKI belum ada, ya let's say tanggal 22 April, tapi sekarang tanggal 15 Mei,” ucapnya.
Refly menilai kondisi tersebut menunjukkan adanya keraguan dari penyidik maupun jaksa penuntut umum dalam menentukan status berkas perkara.
“Padahal tujuh hari seharusnya sudah ditentukan status itu bakal P21 atau tidak. Jadi ada kelihatannya kegamangan,” katanya.
Baca Juga: Dukung Perkuat Perekonomian Rakyat, Presiden Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi KDKMP
Selain itu, pihaknya mengaku telah menyampaikan sejumlah keberatan secara formil dan materiil kepada Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi terkait penanganan perkara tersebut.
Artikel Terkait
KPK Bidik Calon Tersangka Baru di Kasus Dugaan Suap Bea Cukai
Jerat Pelaku Perintangan Penyidikan, KPK Segera Kembangkan Kasus Dugaan Suap Bea Cukai
Sahroni Sebut Kejagung Dongkrak Kepercayaan Publik, Terkait Satgas PKH Setor Rp10 Triliun Lebih
Polresta Bandara Soekarno-Hatta Bongkar Pencurian 180 Unit Tas Ekspor di Kargo Internasional
Sebut Isi Kritikan Narasi Film Proyek Era Jokowi, Yusril Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Bukan Arahan Pemerintah Pusat
Ternyata Ini Alasan Nobar Film Dokumenter 'Pesta Babi' di Kampus Dibubarkan
Permudah Salaman dengan Warga, Presiden Prabowo Minta PT Pindad Bikin Mobil Khusus Presiden
Dukung Perkuat Perekonomian Rakyat, Presiden Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi KDKMP
Usia Resmikan Museum, Presiden Prabowo Berziarah ke Makam Marsinah
Bantu Bangkitkan Perekonimian, Presiden Prabowo Akui MBG Banyak Masalah Harus Lebih Tertib