KlIKREAD.COM, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memperkirakan pengiriman minyak mentah impor dari Rusia akan mulai dilakukan dalam satu hingga dua pekan ke depan.
Saat ini, pemerintah dan pihak terkait disebut tengah menyelesaikan aspek teknis pengiriman.
“Sekarang bicara tentang teknik pengirimannya. Mungkin satu-dua minggu ini sudah bisa, ya,” ujar Bahlil seperti dikutip dari Antara, Senin 11 Mei 2026.
Baca Juga: Percepat Restrukturisasi dan Efisiensi, Purbaya Restui BUMN Bebas Pajak hingga 2029
Menurut Bahlil, kesepakatan pembelian minyak mentah dari Rusia pada dasarnya telah selesai.
Pemerintah Indonesia bersama pihak Rusia juga disebut telah menandatangani kontrak kerja sama impor tersebut.
“Secara deal sudah, kontrak sudah,” kata Bahlil.
Rencana impor minyak mentah dari Rusia itu merupakan bagian dari komitmen pembelian sebesar 150 juta barel yang akan direalisasikan secara bertahap hingga akhir 2026.
Baca Juga: Purbaya Pastikan Negara Bakal Tanggung Gaji Ribuan Manager Kopdes Gunakan APBN Selama 2 Tahun
Kesepakatan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia beberapa waktu lalu.
Sementara itu, pemerintah juga tengah mematangkan regulasi atau payung hukum terkait skema impor minyak Rusia tersebut.
Wakil Menteri ESDM Yuliot sebelumnya menyebut ada dua opsi yang sedang dikaji pemerintah untuk pelaksanaan impor 150 juta barel minyak mentah tersebut.
Opsi pertama adalah impor dilakukan langsung oleh badan usaha milik negara (BUMN).
Artikel Terkait
3 Pendaki Dilaporkan Hilang usai Insiden Erupsi Gunung Dukono di Malut, Pencarian SAR Terkendala Hujan Abu
Korban Tewas dalam Kecelakaan Bus ALS vs Truk Tangki di Muratara: Total 18 Orang, Ada Dugaan Jenazah Balita
Pemandu Wisata yang Viral usai Bagikan Momen Erupsi Dukono Ngaku Janggal saat Lihat Gunung Sempat Tak Keluarkan Asap
Gus Miftah Ajak Masyarakat Bangun Harmoni Antar Umat Beragama dalam Acara 'Peluk Indonesia 2026' di Bali
11 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK, Wamendagri Nilai Pentingnya Pendidikan Antikorupsi
203 KK di Pulau Miangas Terima Dukungan Konektivitas Digital dan Alat Penguatan Sinyal dari Kemkomdigi
Lihat Nalar Hukum Bersih, Rocky Gerung Hadiri Sidang Nadiem Makarim
Komisi X DPR RI Desak Pemerinah Siapkan Solusi Rencana Penghapusan Guru Non ASN Ngajar di Sekolah Negeri
Purbaya Pastikan Negara Bakal Tanggung Gaji Ribuan Manager Kopdes Gunakan APBN Selama 2 Tahun
Percepat Restrukturisasi dan Efisiensi, Purbaya Restui BUMN Bebas Pajak hingga 2029