KLIKREAD.COM, Jakarta - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menilai, rentetan penangkapan kepala daerah merupakan alarm keras pentingnya pendidikan antikorupsi.
Hal ini terkait penangkapan 11 kepala daerah yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Bahwa sepanjang 2025-2026 juta mencatat ada 11 Operasi Tangkap Tangan terhadap kepala daerah dengan berbagai macam kasus dan modus operandi yang dilakukan.
Dan ini adalah alarm keras ya! bagi kita semua,"
Ujar Akhmad dalam acara Peluncurkan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi di kantor Kemendagri, Jakarta, Senin 11 Mei 2026.
Wiyagus menyebut permasalahan korupsi ini harus diselesaikan hingga akar permasalahan yakni tindakan preventif bukan hanya melalui penindakan.
Korupsi, kata dia, merupakan penyakit karakter yang obatnya merupakan pendidikan antikorupsi.
"Korupsi adalah penyakit karakter dan obat bukan hanya jeruji besi penegakan hukum tetapi masuk dalam preventif salah satu di antaranya adalah pendidikan antikorupsi ini," tegasnya.
Wiyagus lantas mendukung adanya pendidikan antikorupsi sejak usia dini. Ia menilai pendidikan sejak ini akan membentuk karakter sikap antikoruptif.
"Kita harus menanamkan nilai-nilai kejujuran, tangan jawab, dan disiplin sejak usia dini khususnya sejak masa PAUD.
Dan juga sekolah dasar karena di usia ini lah karakter itu akan dibentuk dan terbentuk," tandas dia.***
Artikel Terkait
Fasilitas Stadion Dirusak, Laga Sepak Bola Persipura Jayapura Melawan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe Berakhir Rusuh
Virus Hantavirus Telah Menyebar di Indonesia, Kemenkes RI Catat 23 Kasus Terinfeksi
Aparat Gabungan Gerebek Markas Judi Online Internasional di Dekat Istana Negara, Amakan 23 WNA
Libatkan Warga Binaan, Kemenimipas Targetkan Lapas Dijadikan 36 Dapur MBG SPPG Beroperasi Mei 2026
Pernyataan Amien Rais Dinilai Keliru Bawa Isu Private Teddy ke Ruang Publik
Polisi Sita Uang Rp1,9 Miliar Hasil Penggerebekan Judi Online di Hayam Wuruk
3 Pendaki Dilaporkan Hilang usai Insiden Erupsi Gunung Dukono di Malut, Pencarian SAR Terkendala Hujan Abu
Korban Tewas dalam Kecelakaan Bus ALS vs Truk Tangki di Muratara: Total 18 Orang, Ada Dugaan Jenazah Balita
Pemandu Wisata yang Viral usai Bagikan Momen Erupsi Dukono Ngaku Janggal saat Lihat Gunung Sempat Tak Keluarkan Asap
Gus Miftah Ajak Masyarakat Bangun Harmoni Antar Umat Beragama dalam Acara 'Peluk Indonesia 2026' di Bali