KLIKREAD.COM, Jakarta - Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion Dedi Kurnia Syah menilai, pernyataan Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais dianggap keliru.
Karena pernyataan Amien Rais ersebut membawa isu private Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya ke ruang publik.
Dalam politik terdapat pemisahan antara kepentingan pribadi dan kepentingan publik.
Baca Juga: Libatkan Warga Binaan, Kemenimipas Targetkan Lapas Dijadikan 36 Dapur MBG SPPG Beroperasi Mei 2026
“Amien Rais harus kita katakan keliru.
Kenapa? Karena beliau menyatakan hal-hal yang sifatnya private kepada pejabat yang ruangnya harusnya adalah ruang publik,” ujar Dedi dalam sesi diskusi bertajuk antara Prabowo, Teddy, dan Amien Rais di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu 9 Mei 2026.
Menurut dia, isu yang berkaitan dengan kehidupan pribadi tidak semestinya dijadikan bahan kritik politik kepada pejabat publik.
Baca Juga: Aparat Gabungan Gerebek Markas Judi Online Internasional di Dekat Istana Negara, Amakan 23 WNA
“Isu moralitas itu ruangnya adalah res private sehingga dalam konteks politik ya saya mohon maaf kalau berbeda dengan apa namanya dengan Ustad Idrus Sambo bahwa Amien Rais harus kita katakan keliru,” katanya.
Dedi mengatakan, kritik terhadap Teddy seharusnya diarahkan pada fungsi dan kinerjanya sebagai Sekretaris Kabinet, bukan kehidupan personalnya.
“Salah satu contoh misalnya adalah soal disfungsi Seskab misalnya.
Seskab itu sejak dulu itu per hari ini kan tidak pernah diubah nomenklaturnya oleh Mahkamah Konstitusi.
Baca Juga: Virus Hantavirus Telah Menyebar di Indonesia, Kemenkes RI Catat 23 Kasus Terinfeksi
Artinya, Seskab itu ya ruangnya adalah manajemen kabinet,” katanya.
Dia menilai Teddy justru lebih sering tampil mendampingi Presiden dibanding menjalankan fungsi manajerial sebagai Sekretaris Kabinet.
Artikel Terkait
Mensos Konsultasi ke KPK Terkait Pengadaan Barang dan Jasa Program Sekolah Rakyat
Refly Harun Sebut Foto di Ijazah Dikeluarkan UGM Bukan Foto Jokowi
Duka Bencana Banjir Bandang di Bone Sulsel: 2 Orang Dilaporkan Tewas Akibat Tenggelam hingga Terjebak dalam Rumah
Pengakuan Menohok Asyari usai Dibekuk dan Jadi Tersangka Pencabulan di Ponpes Ndholo Kusumo: Saya Bukan Kiai
Mulai Juni 2026, Menkeu Purbaya Kucurkan Insentif Rp5 Juta untuk Kuota 100 Ribu Mobil Listrik
Kunjungan Kerja ke Miangas, Presiden Prabowo Janji akan Bangun Desa Nelayan Juni 2026
Fasilitas Stadion Dirusak, Laga Sepak Bola Persipura Jayapura Melawan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe Berakhir Rusuh
Virus Hantavirus Telah Menyebar di Indonesia, Kemenkes RI Catat 23 Kasus Terinfeksi
Aparat Gabungan Gerebek Markas Judi Online Internasional di Dekat Istana Negara, Amakan 23 WNA
Libatkan Warga Binaan, Kemenimipas Targetkan Lapas Dijadikan 36 Dapur MBG SPPG Beroperasi Mei 2026