KLIKREAD.COM, Jakarta - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul berkunjung ke kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pengadaan barang dan jasa untuk program Sekolah Rakyat.
Termasuk pengadaan sepatu untuk murid Sekolah Rakyat yang mendapat banyak sorotan publik.
Saat itu Gus Ipul mengaku mendapat banyak masukan dan koreksi dari KPK terkait hal tersebut.
Hal itu disampaikan Ipul usai berkonsultasi dengan pimpinan KPK terkait program tersebut di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat 8 Mei 2026.
Baca Juga: Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat, KPK Tengah Selidiki Potensi Korupsi
"Pada kesempatan ini saya ingin sampaikan dari hasil konsultasi tadi.
Kami mendapatkan banyak masukan, banyak catatan, banyak hal-hal yang harus menjadi koreksi dan perbaikan bagi kami agar pencegahan itu bisa dilaksanakan dengan sungguh-sungguh.
Guna menutup seluruh celah dan akhirnya proses yang transparan, adil bisa terlaksana," kata Ipul.
Ipul mengatakan masukan dari KPK sangat penting karena Kemensos tengah bersiap untuk pengadaan barang dan jasa tahun ini.
Baca Juga: Dukung PKPN, Tiga Kementerian Bersinergi Perkuat UMKM dan Ekraf Lewat Ekosistem Kawasan
Ia menegaskan keinginan agar program-program di kementeriannya, termasuk Sekolah Rakyat tidak dikotori oleh praktik korupsi.
"Kami sungguh-sungguh menunggu hasil evaluasi yang nanti akan dilakukan oleh KPK yang masih memerlukan beberapa waktu ke depan.
Dan hasil evaluasi, hasil monitoring yang dilakukan oleh KPK akan kami jadikan pedoman untuk memperbaiki kinerja kami di masa yang akan datang," ujar dia.
Baca Juga: Polrestabes Surabaya Bongkar Sindikat Joki SNBT UTBK di Unesa, 14 Orang Ditangkap Termasuk 3 Dokter
Artikel Terkait
Disebut Otak Utama Pembuatan Ijazah Jokowi, Aktivis Rustam Effendi Minta Presiden Prabowo Copot Menko PMK
Dihadapan Hakim, Immanuel Ebenezer Minta Ampun Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati
Pemberlakuan Layanan Tanpa Fotocopy KTP, Kemendagri Perluas Pemanfaatan Aplikasi IKD
TNI Bongkar Dua Ladang Ganja Siap Panen Diduga Milik KKB di Provinsi Papua Pegunungan
Cegah Penyebaran Wabah Hantavirus, DPR Minta Pemerintah Perketat Pintu Masuk di Wilayah Perbatasan RI
Perluas Jaringan Komunikasi Publik, Bakom Resmikan 39 Media Digital Jadi Mitra Pemerintah
Kerahkan 700 Personel Gabungan, Polda Papua Siaga Penuh Jelang Pertandingan Persipura vs Adhyaksa
Polrestabes Surabaya Bongkar Sindikat Joki SNBT UTBK di Unesa, 14 Orang Ditangkap Termasuk 3 Dokter
Dukung PKPN, Tiga Kementerian Bersinergi Perkuat UMKM dan Ekraf Lewat Ekosistem Kawasan
Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat, KPK Tengah Selidiki Potensi Korupsi