TNI Bongkar Dua Ladang Ganja Siap Panen Diduga Milik KKB di Provinsi Papua Pegunungan

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Kamis, 7 Mei 2026 | 20:50 WIB
Ilustrasi. Prajurit TNI sedang mengemas pohon ganja ditemukan di Provinsi Papua Pegunungan.
Ilustrasi. Prajurit TNI sedang mengemas pohon ganja ditemukan di Provinsi Papua Pegunungan.

KLIKREAD.COM, Papua - Panglima Kogabwilhan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto dan satgas TNI membongkar dua ladang ganja siap panen di Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan yang diduga milik Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Lucky mengatakan pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat Desa Ngutok, Distrik Oksibil, yang mencurigai adanya aktivitas ilegal di kawasan hutan sekitar pemukiman mereka.

Di lokasi pertama, ditemukan 55 batang pohon ganja setinggi 1,5 meter siap panen.

Baca Juga: Pemberlakuan Layanan Tanpa Fotocopy KTP, Kemendagri Perluas Pemanfaatan Aplikasi IKD

Melangkah lebih jauh menyusuri hutan di sekitar Desa Ngutok pasukan kembali menemukan 80 batang pohon ganja lainnya.

Lebih lanjut, satgas TNI kembali menemukan ladang kedua di Desa Esipding, Distrik Serambakon sebanyak 81 batang pohon ganja setinggi 2 meter.

"Satgas T0 mengamankan tersangka berinisial L-U dan C-U, kemudian dibawa bersama 216 batang pohon ganja sebagai barang bukti ke Polsek terdekat, agar proses hukum segera berjalan," kata Lucky lewat keterangan tertulis, Kamis 7 Mei 2026.

Baca Juga: Dihadapan Hakim, Immanuel Ebenezer Minta Ampun Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati

Lucky yakin temuan ini hanya sebagian kecil. Pasalnya ada indikasi kuat bahwa ladang-ladang ganja serupa hasil budidaya 'warga binaan' atau ditanam sendiri oleh Anggota KKB/TPNPB-OPM, banyak tersebar di pedalaman Papua.

"Sungguh miris dan ironis. Di saat mama-mama Papua berjuang menjaga anak-anak mereka dari narkoba di tanah kelahirannya, KKB/TPNPB-OPM justru menanam racun di tanah yang sama.

Saya tegaskan Ini bukan sekadar pelanggaran hukum, ini adalah pengkhianatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan," katanya.

Baca Juga: Disebut Otak Utama Pembuatan Ijazah Jokowi, Aktivis Rustam Effendi Minta Presiden Prabowo Copot Menko PMK

Tak hanya itu, Jenderal Kopassus itu juga menyinggung juru bicara KKB/ TPNPB-OPM, Sebby Sambom yang secara terang-terangan melegalkan anggotanya membudidayakan ganja di tanah Papua.

"Seruan dan tindakan tersebut bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam kehidupan sosial dan masa depan anak-anak Papua," tegas Lucky.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X