“Udah pindah, udah 3 tahunan. Damkar 3 orang dateng, nanya ke laundry katanya ada ular. Terus ada orang nganter galon yang datangi Bu Yuni,” imbuhnya.
Marak Orderan Fiktif Ambulans
Adapun mengenai orderan fiktif, Aziz membeberkan bahwa kejadian tersebut bukan yang pertama.
“Sudah ketipu 3 kali, satu order pengantaran pemakaman tapi orangnya nggak ada, di daerah Condongcatur utara terminal. Terus kedua, penjemputan pasien stroke, orangnya udah pindah,” jelas Aziz.
Baca Juga: Lis Sebut Keberadaan UMKM Jadi Sektor Strategis Menjaga Perputaran Ekonomi Masyarakat
“Terus ini penjemputan pasien emergency buat nganterin ke RS Panti Rapih dari Condongcatur dan semuanya pinjol,” sambungnya.
Beberapa kejadian yang sama, kini berharap ada tindakan tegas dari kepolisian Polres Sleman dan Polda Yogyakarta untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut.
Warganet dalam video viral itu juga mengaku geram karena layanan kesehatan untuk menagih pinjol.
Beberapa komentar seperti, “Yang main-main sama layanan darurat, harusnya bisa dikenakan sanksi pidana,” tulis akun @aya****b
Baca Juga: Pelaku UMKM Tanjungpinang Berharap Dukungan Pemda Penyediaan Mesin Sterilisasi Produk Sambal
“Merka kerja serius, mereka menjalani profesi dengan profesional, bukan talent konten prank. Udah banyak kayak gini, dari ambulans, Damkar, sampai ojol dikerjai untuk penagihan,” tulis akun @ana********8
***
Artikel Terkait
Janjikan Dinner Eksklusif, Penyanyi Aldy Maldini Diduga Tipu Fans
Walikota Tanjungpinang Tegaskan ASN Harus Jaga Citra Positif Jauh dari Norkoba dan Bebas Pinjol
Komisi III Desak Polisi Usut Kasus Pinjol Lain yang Meresahkan Masyarakat dan Telah Makan Banyak Korban
Menganggap Diri Suci Tipu Daya Setan Sejatinya Salah, Seolah Terlihat Menjadi Benar
Batam Tuan Rumah Pantun Tiga Serumpun, Amsakat Tegaskan Pelestarian Budaya Melayu Butuh Kolaborasi dan Sinergi Lintas Negara Serumpun