Batam Tuan Rumah Pantun Tiga Serumpun, Amsakat Tegaskan Pelestarian Budaya Melayu Butuh Kolaborasi dan Sinergi Lintas Negara Serumpun

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Kamis, 23 April 2026 | 19:04 WIB
Walikota Batam Amsakar Achmad saat membuka kegiatan Pantun Tiga Serumpun kolaborasi tiga negara serumpun Indonesia, Malaysia dan Brunai Darussalam.(Foto:Ig Diskominfo Batam)
Walikota Batam Amsakar Achmad saat membuka kegiatan Pantun Tiga Serumpun kolaborasi tiga negara serumpun Indonesia, Malaysia dan Brunai Darussalam.(Foto:Ig Diskominfo Batam)

KLIKREAD.COM, Batam – Tahun ini Kota Batam dijadikan tuan rumah untuk perhelatan Pantun Tiga Serumpun dengan melibatkan tiga negara Indonesia, Malaysia dan negara Brunai Darussalam.

Ajang Pantun Tiga Serumpun merupakan kolaborasi antara Radio Republik Indonesia (RRI), Radio Televisyen Malaysia (RTM), dan Radio Televisyen Brunei (RTB).

Kegiatan ini digelar di Kantor Wali Kota Batam, dibuka langsung Walikota Batam Amsakar Achmad, Kamis 23 April 2026.

Baca Juga: Pemko Tanjungpinang Rampingkan OPD Jadi 26, Pelantikan Pejabat Stuktur Baru Dilakukan Pertengahan Tahun Ini

Dan dihadiri Direktur Program dan Produksi RRI, Mistam Abdi, Ketua Delegasi RTM, Puan Nor Zamsuni binti Ramli, serta Ketua RTB, Tuan Mohammad Akil Faiz.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan kompang secara bersama oleh Walikota Batam dan pimpinan delegasi dari tiga negara.

Kehadiran insan penyiaran dan budayawan dari Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam tersebut memperkuat posisi Batam sebagai salah satu pusat pelestarian budaya Melayu di tingkat regional.

Baca Juga: Lis Sebut Keberadaan UMKM Jadi Sektor Strategis Menjaga Perputaran Ekonomi Masyarakat

“Selamat datang kembali kepada Bapak Mistam Abdi yang pernah bertugas di Batam.

Momentum ini terasa seperti pulang kampung. Terima kasih atas dedikasi RRI dalam membangun kolaborasi ini,” ujar Amsakar.

Pada kesempatan itu, Walikota Batam Amsakar Achmad menegaskan, pelestarian budaya Melayu membutuhkan kolaborasi dan sinergi lintas negara.

Menurutnya, Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam memiliki akar budaya yang sama.

Baca Juga: Pelaku UMKM Tanjungpinang Berharap Dukungan Pemda Penyediaan Mesin Sterilisasi Produk Sambal

Sehingga kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat identitas di tengah tantangan era disrupsi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X