Cerita Sopir Ambulans di Sleman, 3 Kali Dapat Orderan Fiktif untuk Menagih Utang Pinjol: Jangan Permainkan Layanan Kesehatan

photo author
Nada Salsabila, Klik Read
- Selasa, 28 April 2026 | 16:56 WIB
Foto ilustrasi: Viral orderan fiktif ambulans dari DC untuk menagih utang pinjol. (Instagram /merapi_uncover - freepik/rawpixel.com)
Foto ilustrasi: Viral orderan fiktif ambulans dari DC untuk menagih utang pinjol. (Instagram /merapi_uncover - freepik/rawpixel.com)

KLIKREAD.COM - Orderan fiktif kepada relawan ambulans oleh debt collector (DC) pinjaman online (pinjol) kembali terjadi.

Kali ini viral relawan ambulans Mer-c Jogja di Sleman, Yogyakarta mendapat panggilan untuk menjemput pasien di sebuah kos di Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman pada Rabu, 22 April 2026.

Kejadian tersebut diunggah oleh akun Instagram @merapi_uncover, saat sopir ambulans bernama Aziz Apri melakukan panggilan video dengan DC pinjol tersebut.

“Mas njenengan (kamu -red) orderan fiktif ambulans ya? Jangan main-main, ini layanan kesehatan mas, jangan dipermainkan,” ujar sopir ambulans dalam video tersebut.

Baca Juga: Sempat Sebut MBG Butuh 19.000 Sapi per Hari, Kepala BGN: Itu Hanya Pengandaian

Diminta Memperingatkan Seseorang Bernama Yuni

Dalam panggilan telepon tersebut, terdengar suara pria di seberang yang meminta sopir ambulans untuk menanyakan pembayaran pinjol atas nama Yuni.

“Bapak udah ketemu Bu Yuni? Itu bapak ketemu Bu Yuni, bapak minta untuk bayar uang pinjolnya. Pak ini perintah ya, bapak sekarang angkut Bu Yuni, kasih surat untuk melunasi utang pinjolnya,” ucap pria tersebut.

“Bapak tanya ke Yuni, nanti uang ongkos (ambulans) minta ke Yuni. Pak ini perintah ya, Pak,” lanjutnya.

Baca Juga: Batam Tuan Rumah Pantun Tiga Serumpun, Amsakat Tegaskan Pelestarian Budaya Melayu Butuh Kolaborasi dan Sinergi Lintas Negara Serumpun

Sopir ambulans kembali mengingatkan agar tidak mempermainkan layanan kesehatan.

Alamat ‘Bu Yuni’ Pernah Didatangi Beberapa Orang Diduga Ulah DC

Lebih lanjut, video yang diunggah juga mengungkapkan bahwa alamat yang diberikan beberapa kali pernah didatangi orang diduga suruhan DC.

“Jadi yang punya utang yang kos dulu, tapi alamatnya punya saya. Sekarang udah nggak punya nomornya,” kata pemilik alamat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Nada Salsabila

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X