KLIKREAD.COM, Jakarta - Selama masa Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah mencatatkan capaian signifikan dalam perang melawan korupsi.
Sepanjang masa kepemimpinannya, berhasil memulihkan kerugian negara hingga Rp28,6 triliun.
Langkah ini menandai babak baru penegakan hukum yang tak hanya menghukum pelaku, tetapi juga mengembalikan uang rakyat ke kas negara.
Baca Juga: SBY Tegaskan Dukungan Penuh Mengawal Keberhasilan Pemerintah Presiden Prabowo Subianto
Angka pemulihan tersebut merupakan hasil kerja terpadu aparat penegak hukum.
Data menunjukkan, Kejaksaan Agung menjadi kontributor terbesar dengan Rp 24,7 triliun, disusul Polri sebesar Rp 2,37 triliun.
Serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) senilai Rp 1,53 triliun.
Sinergi lintas lembaga ini memperlihatkan pendekatan yang lebih agresif dan terkoordinasi dalam membongkar kejahatan korupsi.
Baca Juga: Jangan Hanya Mau Untung Saja, BGN Minta Mitra SPPG Harus Ikut Cek Operasional
Deretan perkara kelas kakap turut mencuat ke permukaan dan menyedot perhatian publik.
Salah satunya dugaan korupsi di PT Pertamina (Persero) yang potensi kerugian negaranya ditaksir mencapai Rp 285 triliun.
Selain itu, terdapat kasus pembangunan PLTU 1 Kalimantan Barat dengan kerugian sekitar Rp 1,6 triliun, dugaan korupsi PT Sritex Tbk senilai Rp 1,3 triliun.
Serta perkara PT Taspen yang diperkirakan merugikan negara hingga Rp 1 triliun.
Baca Juga: Virus Nipah Masih Ancaman, BPOM Siapkan Sejumlah Antisipasi Pencegahan
Artikel Terkait
Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Akan Ikut Pakta Militer Mana pun: Kita Anut Non-blok
Gagas Gerakan Indonesia ASRI, Prabowo Minta Pemda Atensi Baliho dan Spanduk Demi Keindahan Kota
Mimpi Prabowo: Semua Rakyat Indonesia Makan Cukup, Sehat, Anak Sekolah Baik, Penghasilan Cukup
Indonesia Bangun Kampung Haji di Makkah, Semua Jemaah Dijamin Mendapat Hunian Layak
Loloskan Barang Impor Palsu, KPK Sebut Ada Setoran Rp7 Miliar per Bulan untuk Pejabat Ditjen Bea Cukai
Inilah 7 Langkah Reaktivasi BPJS PBI yang Dinonaktifkan Menurut Mensos
Pramono Sebut Kerja Bakti Itu Pakai Pikiran dan Otak, Tak Perlu Turun ke Gorong-gorong
Virus Nipah Masih Ancaman, BPOM Siapkan Sejumlah Antisipasi Pencegahan
Jangan Hanya Mau Untung Saja, BGN Minta Mitra SPPG Harus Ikut Cek Operasional
SBY Tegaskan Dukungan Penuh Mengawal Keberhasilan Pemerintah Presiden Prabowo Subianto