KLIKREAD.COM, Karimun - Bupati Karimun Iskandarsyah, menegaskan bahwa pemerintah daerah serius menangani kenaikan angka stunting ini.
Namun, ia juga menilaim stunting tidak hanya berkaitan dengan gizi.
Melainkan faktor sosial ekonomi berperan besar dalam meningkatnya jumlah balita alami stunting.
Untuk itu, ia menekankan bahwa penanganan stunting harus dilakukan secara komprehensif.
Baca Juga: 75 Pelajar SMA dan SMP Ikuti Lomba Resensi Buku Digelar DPK Tanjungpinang
Hal ini dinyatakan Bupati Karimun saat membuka rakor tim percepatan penanganan stunting.
Berdasarkan data menunjukkan bahwa kasus stunting melonjak hingga 21,4 persen di Kabupaten Karimun.
Hal telah melampaui rata-rata nasional 19,8 persen, dan bahkan menjadi tertinggi di Provinsi Kepri yang hanya 15 persen.
Baca Juga: SMKN 1 Tanjungpinang Rayakan HGN 2025 dan PGRI ke 80 dengan Guru Hebat Indonesia Kuat
Kondisi ini terasa ironis, sebab kenaikan angka stunting terjadi saat Pemerintah Kabupaten Karimun gencar melakukan intervensi gizi di berbagai lini.
Untuk mengatasi kasus stunting ini kata Bupati Karimun, pemerintah menyiapkan program jangka pendek berupa intervensi gizi, peningkatan asupan, penggerakan SDM, bantuan stimulus.
Hingga pengalokasian dana cadangan khusus untuk mendukung program gizi.
“Selain upaya-upa tersebut, kita juga harus mengetahui dimana letak kelemahannya dalam penanganan stunting ini.
Artikel Terkait
Warga Batam Kebingungan Isi Barcode, Petugas Disdukcapil Cuma Bilang “Scan” Tanpa Bantu
Walikota Klaim, Pemko Batam Telah Beri Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada 11.0501 Pekerja Rentan
Angka Kemiskinan Alami Penurunan, Pemko Tanjungpinang Lakukan Intervensi Tepat dan Data Terpadu
Pertumbuhan Ekonomi Kepri Capai 7,48 Persen, Namun Angka Kemiskinan Belum Menurun Optimal
Pertumbuhan Ekonomi Kepri 7,48 Persen, Salah Satu Tertinggi Secara Nasional
Gubernur Kepri Ingatkan Waspadai Kenaikan Harga Jelang Nataru dan Pengaruh Cuaca Ekstrem
Operasi Zebra Seligi 2025: Satlantas Polresta Barelang Intensifkan Edukasi dan Keselamatan Berlalu Lintas
Gubernur Kepri Tegaskan Kebijakan Belanja Daerah Lebih Selektif, Utamakan Berdampak Nyata bagi Masyarakat
SMKN 1 Tanjungpinang Rayakan HGN 2025 dan PGRI ke 80 dengan Guru Hebat Indonesia Kuat
75 Pelajar SMA dan SMP Ikuti Lomba Resensi Buku Digelar DPK Tanjungpinang