Terkait Ijazah Palsu Jokowi, Mantan Wakapolri Sebut Tiga Ketua KPU Bisa Jadi Tersangka

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Selasa, 18 November 2025 | 16:21 WIB
Ilustasi. Mantan Presiden ke-7 Joko widodo dan ijazah palsu./net
Ilustasi. Mantan Presiden ke-7 Joko widodo dan ijazah palsu./net

KLIKREAD.COM, Jakarta - Tiga ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) bisa ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

Mereka adalah Ketua KPU Solo, Ketua KPU DKI Jakarta, dan Ketua KPU Pusat.

Selain KPU, pemilik ijazah palsu tersebut juga bisa ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga: Presiden RI Prabowo Subianto Tegaskan MBG Tidak Boleh Ada Sedikit pun Penyimpangan

Demikian dikatakan Mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno saat menjadi narasumber Podcast SindoNews “To The Po!nt Aja!” Selasa 18 November 2025.

“Kita menyimpan uang palsu kalau ketahuan bisa diproses.

Apalagi menggunakan. Sekarang saya punya ijazah palsu dan saya sembunyikan atau saya bakar nih, apakah saya tidak bisa diproses?

Baca Juga: Presiden Prabowo Sebut Angka Pengangguran Tahun Ini Terendah Sejak 1998, Namun Fakta di Lapangan Malah Sebaliknya

Saya tidak bisa diproses menyimpan ijazah palsu kalau tidak bisa saya digunakan,” ujarnya.

“Karena ijazah palsu digunakan berarti kan ini ayat 2 nya bermain di sini menggunakan ijazah palsu di KPU kan.
KPU juga bisa jadi tersangka juga.

Nanti kalau sudah dibuktikan di ayat 2 bahwa pengguna kena, berarti nanti pengguna ditanya, ini dari mana?

Baca Juga: Hindari Sertifikat Tanah Ganda, Menteri ATR/BPN Imbau Masyarakat Cek dan Lakukan Mutakhirkan Data

Oh dari pemiliknya, pemilik kena di situ. Ditarik semua,” sambungnya.

Oegro menyebut, kalau ijazah palsu itu milik Jokowi kemudian dimusnahkan, hal itu tidak menyelesaikan masalah.
“Contohlah, kalau ijazah itu milik Jokowi, sudah dibakar saja apakah itu menyelesaikan masalah?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X