KLIKREAD.COM, Jabar - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membantah tudiangan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa sejumlah pemerintah daerah menempatkan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di deposito perbankan.
"Tidak ada simpanan semacam itu yang saya temukan di catatan keungan provinsi," ujar pria akbar dipanggil Kang Dedi Mulyadi (KDM).
Saat itu KDM usai Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah 2025 di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Baca Juga: Bahlil Lahadalia Naikan Tunjangan Kinerja Pegawai Kementerian ESDM Capai 100 Persen
Dedi mengaku, dirinya sudah memeriksa langsung ke Bank Indonesia. Namun tidak terdapat simpanan deposito tersebut.
"Tidak ada dana yang disimpan di deposito.
Menkeu harus membuka data dan menjelaskan daerah mana saja yang benar-benar menempatkan uangnya di sana," ujar Dedi.
Baca Juga: Lisa Mariana Dicecar 44 Pertanyaan Diperiksa sebagai Tersangka Pencemaran Nama Baik RK
Sebelumnya, Purbaya mengutip data Bank Indonesia per 15 Oktober 2025 yang menunjukkan 15 daerah memiliki simpanan besar di perbankan.
Diantaranya DKI Jakarta Rp 14,68 triliun, Jawa Timur Rp 6,8 triliun, dan Jawa Barat Rp 4,17 triliun.
Dedi menekankan bahwa tidak semua daerah menghadapi kesulitan dalam membelanjakan anggarannya.
Baca Juga: Indonesia Jadi Pemimpin Global Aksi Iklim dan Restorasi Gambut Tropis
Dikatakan Dedi, banyak pemerintah daerah telah mempercepat belanja publik untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
"Beberapa daerah mengelola keuangan mereka secara efisien dan membelanjakannya untuk kepentingan publik.
Artikel Terkait
PT Pupuk Indonesia Siap Dukung Kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto Terkait Penurunan HET
Kabareskrim Polri Bakal Tindak Tegas Polisi Terlibat Kasus Narkoba
Polri akan Miskinkan Pelaku TPPU Hingga Tidak Bisa Lagi Jalankan Bisnis Narkoba
Pemerintah Indonesia Siapkan 500 Ribu Naker Terampil akan Dikirim ke Luar Negeri
Raisa Layangkan Gugat Cerai Hamish Daud ke Pengadilan Agama Jaksel
Program PaLaBek: Inovasi Pertanian Terpadu di Sumatera Barat
Indonesia Jadi Pemimpin Global Aksi Iklim dan Restorasi Gambut Tropis
Polri Diminta Berantas Peredaran Pil Palsu Marak di Jual Bebas di Toko Online
Lisa Mariana Dicecar 44 Pertanyaan Diperiksa sebagai Tersangka Pencemaran Nama Baik RK
Bahlil Lahadalia Naikan Tunjangan Kinerja Pegawai Kementerian ESDM Capai 100 Persen