Efisiensi tersebut memungkinkan pengalihan dana ke sektor bantuan sosial yang lebih mendesak.
“Ini adalah bentuk nyata dari kebijakan efisiensi.
Anggaran yang belum mendesak atau belum terealisasi dialihkan untuk mendukung masyarakat yang membutuhkan.
Baca Juga: DHL Temukan Air Hujan di Ibu Kota Jakarta Ngandung Mikroplastik
Hasilnya, 35 juta keluarga atau sekitar 140 juta jiwa akan merasakan manfaatnya pekan depan,” jelasnya.
Program BLTS ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat dan memperkuat perlindungan sosial di tengah tantangan ekonomi.
Seraya Teddy menambahkan, bahwa langkah ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan berdampak langsung bagi kesejahteraan rakyat.***
Artikel Terkait
Polres Metro Jakarta Pusat Kerahkan 1.743 Aparat Kawal Demo Setahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran
TNI Latihan Nembak di Natuna Gunakan Peluru Daya Ledak Tinggi, Masyarakat Diimbau Beraktivitas di Luar Ruangan
Inilah 10 Kementerian Berkinerja Terbaik 1 Tahun Masa Pemerintahan Prabowo–Gibran
Dana Rp 8,45 Miliar Terselamatkan! Pengurus dan Pengawas P3SRS Plaza Asia Jadi Teladan Tata Kelola Good Governance Gedung Perkantoran di SCBD
Cerdas Cermat Antar Santri PPMINI Untuk Pertama Kali Diperlombakan, Santri Antusias
15 Ribu Peserta Lolos Ikuti Program Pemagangan Nasional Resmi Dimulai
DHL Temukan Air Hujan di Ibu Kota Jakarta Ngandung Mikroplastik
Prabowo Sebut 99,99 Persen MBG Berhasil, Meskipun Ada Terjadi Kasus Keracunan
Purbaya Nilai di Daerah Masih Marak Praktik Penyalahgunaan Kekuasaan
Menkeu Purbaya Sebut Pemda Masuk Zona Merah Katagori Rentan Korupsi