Purbaya Nilai di Daerah Masih Marak Praktik Penyalahgunaan Kekuasaan

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Senin, 20 Oktober 2025 | 17:33 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat menghadiri rakor Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025 di Kemendagri./net
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat menghadiri rakor Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025 di Kemendagri./net

KLIKREAD.COM, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai, sejauh ini masih banyak praktik penyalahgunaan kekuasaan yang terjadi di daerah.

Termasuk jual beli jabatan, suap audit, hingga proyek fiktif.

Hal ini kata Purbaya, menunjukkan bahwa reformasi tata kelola pemerintahan belum sepenuhnya berjalan efektif.

Baca Juga: Prabowo Sebut 99,99 Persen MBG Berhasil, Meskipun Ada Terjadi Kasus Keracunan

Pernyataan itu disampaikan Purbaya dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025 yang digelar di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta Pusat, Senin 20 Oktober 2025.

“Data KPK juga mengingatkan kita dalam tiga tahun terakhir, masih banyak kasus di daerah.

Suap audit BPK di Sorong dan Meranti, jual beli jabatan di Bekasi, sampai proyek fiktif BUMD di Sumatera Selatan.

Baca Juga: DHL Temukan Air Hujan di Ibu Kota Jakarta Ngandung Mikroplastik

Artinya, reformasi tata kelola ini belum selesai,” ujar Purbaya.

Mengacu pada hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) 2024, Purbaya menyebut skor integritas nasional baru mencapai 71,53, masih di bawah target nasional sebesar 74.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X