KLIKREAD.COM, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai, sejauh ini masih banyak praktik penyalahgunaan kekuasaan yang terjadi di daerah.
Termasuk jual beli jabatan, suap audit, hingga proyek fiktif.
Hal ini kata Purbaya, menunjukkan bahwa reformasi tata kelola pemerintahan belum sepenuhnya berjalan efektif.
Baca Juga: Prabowo Sebut 99,99 Persen MBG Berhasil, Meskipun Ada Terjadi Kasus Keracunan
Pernyataan itu disampaikan Purbaya dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025 yang digelar di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta Pusat, Senin 20 Oktober 2025.
“Data KPK juga mengingatkan kita dalam tiga tahun terakhir, masih banyak kasus di daerah.
Suap audit BPK di Sorong dan Meranti, jual beli jabatan di Bekasi, sampai proyek fiktif BUMD di Sumatera Selatan.
Baca Juga: DHL Temukan Air Hujan di Ibu Kota Jakarta Ngandung Mikroplastik
Artinya, reformasi tata kelola ini belum selesai,” ujar Purbaya.
Mengacu pada hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) 2024, Purbaya menyebut skor integritas nasional baru mencapai 71,53, masih di bawah target nasional sebesar 74.***
Artikel Terkait
Hari Ini, Bareskrim Panggil Tersangka Lisa Mariana Terkait Kasus Pencemaran Nama Baik RK
Lisa Mariana Resmi Jadi Tersangka, Ridwan Kamil Apresiasi Polri
Polres Metro Jakarta Pusat Kerahkan 1.743 Aparat Kawal Demo Setahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran
TNI Latihan Nembak di Natuna Gunakan Peluru Daya Ledak Tinggi, Masyarakat Diimbau Beraktivitas di Luar Ruangan
Inilah 10 Kementerian Berkinerja Terbaik 1 Tahun Masa Pemerintahan Prabowo–Gibran
Dana Rp 8,45 Miliar Terselamatkan! Pengurus dan Pengawas P3SRS Plaza Asia Jadi Teladan Tata Kelola Good Governance Gedung Perkantoran di SCBD
Cerdas Cermat Antar Santri PPMINI Untuk Pertama Kali Diperlombakan, Santri Antusias
15 Ribu Peserta Lolos Ikuti Program Pemagangan Nasional Resmi Dimulai
DHL Temukan Air Hujan di Ibu Kota Jakarta Ngandung Mikroplastik
Prabowo Sebut 99,99 Persen MBG Berhasil, Meskipun Ada Terjadi Kasus Keracunan