KLIKREAD.COM, Jakarta - Universitas Indonesia (UI) akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi guna merespon polemik yang muncul diserbu kritikan netizen di media sosial (mendos).
Hal ini terkait kedatangan Peter Berkowitz, Peneliti Senior Tad and Dianne Taube di Hoover Institution, Universitas Stanford menjadi pembicara.
Peter Berkowitz dalam acara Pengenalan Sistem Akademik Universitas (PSAU) Pascasarjana UI, pada Sabtu 23 Agustus 2025 lalu di Kampus UI, Depok.
Baca Juga: Polsek Sekupang Ungkap Kasus Penganiayaan, Pelaku Ditangkap Setelah Proses Penyelidikan Intensif
Pihak UI mengaku khilaf dan meminta maaf atas tindakannya mengundang Berkowitz tersebut.
Kedatangan Peter Berkowitz, hadir di sejumlah acara di Indonesia menuai kritikan tajam.
Pasalnya, akademisi asal Amerika Serikat (AS) tersebut dikenal pro Israel dan menentang keras kemerdekaan Palestina.
Baca Juga: Pria 66 Tahun Ditangkap karena Kasus Kekerasan Seksual terhadap Perempuan Disabilitas
“Dengan segala kerendahan hati, UI mengakui kurang hati-hati.
Dan untuk itu, UI meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia.
Atas kekhilafan dalam kekurangcermatan saat melakukan background check terhadap yang bersangkutan,” ujar Direktur Humas, Media, Pemerintah, dan Internasional UI, Arie Afriansyah dikutip Senin 25 Agustus 2025.
Baca Juga: Perkuat Inklusi Keuangan Digital di Indonesia, BRI Luncurkan Kartu Debit Co-Branding BRI X INDODAX
Ia memastikan, kasus ini akan menjadi pembelajaran penting ke depan bagi UI.
Ia berjanji, pihaknya akan lebih selektif dan seksama dalam mempertimbangkan berbagai aspek saat mengundang akademisi internasional pada masa yang akan datang.
Artikel Terkait
Begini Respon KPK, Terkait Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer Minta Amnesti Presiden Prabowo
Presiden RI Prabowo Subianto Tegaskan Tidak Bela Anak Buah Terlibat Pidana Korupsi
Ciptakan Pesaing Bunga Sehat, OJK Meminta Bank Turunkan Suku Bunga Kredit Secara Bertahap
Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer Meyakini Presiden Prabowo akan Beri Amnesti
Mantan Senior Penyidik KPK Ingatkan Presiden RI Tolak Permintaan Amnesti Mantan Wamenaker Tersangka Pidana Korupsi
Pemerintah Gelontorkan Rp 22,7 Triliun untuk Bulog, Apa Tujuannya?
Presiden RI Prabowo Subianto Beri Tanda Bintang Kehormatan kepada 141 Tokoh Bangsa Lintas Bidang
Perkuat Inklusi Keuangan Digital di Indonesia, BRI Luncurkan Kartu Debit Co-Branding BRI X INDODAX
Pria 66 Tahun Ditangkap karena Kasus Kekerasan Seksual terhadap Perempuan Disabilitas
Polsek Sekupang Ungkap Kasus Penganiayaan, Pelaku Ditangkap Setelah Proses Penyelidikan Intensif