Mengingat untuk masing-masing batalyon baru saja dibutuhkan 400-500 pasukan.
Baca Juga: MUI Dukung Pemerintah Jadikan Pulau Galang Batam Lokasi Pengobatan Warga Gaza
”Jadi, tidak semuanya berasal dari pembentukan personel baru.
Ada juga penataan personel dari satuan-satuan operasional batalyon yang sudah ada,” ucap Wahyu.
Jenderal bintang satu TNI AD itu pun mencontohkan.
pada level komandan unit, komandan regu, komandan peleton, komandan kompi, TNI AD akan mengandalkan prajurit-prajurit perwira, bintara, tamtama yang sudah berpengalaman.
Baca Juga: POM TNI Tangkap 4 Tentara Diduga Penganiaya Prada Lucky hingga Tewas
Sehingga mereka bisa mendidik personel baru.
”Lalu kami sampaikan juga bahwa rasio kekuatan atau gelar personel TNI AD dibandingkan dengan luas wilayah dan jumlah penduduk itu masih sangat kurang,” ucapnya.***
Artikel Terkait
Ridwan Kamil Jalani Tes DNA di Bareskrim Polri Jakarta Selatan
Polri Respon Cepat Antisipasi Kelangkaan Luncurkan GPM Sebanyak 1,3 Juta Ton Beras
Mabes Polri Umumkan Tiga Tersangka Baru Dalam Kasus Pengoplosan Beras Premium
Anggota TNI AD di NTT Tewas Diduga Dianiaya Senior
Pemerintah RI Bakal Tampung 2 Ribu Warga Gaza di Pulau Galang, Ini Penjelasan Menlu
POM TNI Tangkap 4 Tentara Diduga Penganiaya Prada Lucky hingga Tewas
MUI Dukung Pemerintah Jadikan Pulau Galang Batam Lokasi Pengobatan Warga Gaza
Momen Prabowo Kunjungi Booth Anak Bangsa di Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri 2025 di ITB
Viral di Medsos Mahasiswa UGM Kena Denda Buku Rp5 Juta, Pihak UGM Klarifikasi
Orang Tua Prada Lucky Marah dan Tuntut Pembunuh Putranya Dihukum Mati dan Dipecat dari TNI AD