MUI Dukung Pemerintah Jadikan Pulau Galang Batam Lokasi Pengobatan Warga Gaza

photo author
Dodi Budiana, Klik Read
- Jumat, 8 Agustus 2025 | 18:32 WIB
Ketua MUI Bidang Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Sudarnoto.
Ketua MUI Bidang Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Sudarnoto.

KLIKREAD.COM, Jakarta - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim. Mengungkapkan dukungannya terhadap langkah pemerintah RI untuk melakukan upaya penyediaan pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, untuk pusat penampungan warga Palestina.

"Saya mendukung langkah pemerintah Indonesia untuk melakukan langkah darurat ini, dengan menyediakan pulau Galang sebagai tempat atau pusat penampungan korban kekejaman Israel untuk diobati dan disembuhkan," ujar Sudarnoto Abdul Hakim.

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri tersebut mengatakan bahwa warga Palestina yang mengalami cedera fisik atau terluka semakin memprihatinkan di Gaza, terlebih  adanya politik blokade bantuan kemanusiaan. 

Baca Juga: Film Jurassic World Rebirth 'Kemunculan Dinosaurus Lama dan Spesies Baru'

"Sementara itu penanganan dan pelayanan terhadap mereka yang terluka parah sangat terbatas," ungkap Sudarnoto Abdul Hakim, 8 Agustus 2025.

Ia menyinggung banyaknya gedung-gedung fasilitas kesehatan di Gaza yang telah rusak parah buntut dari serangan dari militer Israel melalui udara dan darat.

Sudarnoto menegaskan diperlukannya langkah atau aksi darurat untuk misi menangani persoalan kemanusiaan tersebut, misi darutat dimaksud seperti penyelamatan warga Gaza yang tengah membutuhkan penanganan medis.

Baca Juga: Polsek Batu Aji Amankan Pelaksanaan Job Fair 2025 di Universitas Putera Batam

Sudarnoto menerangkan bahwa perlunya persiapan tempat penampungan atau rumah sakit untuk para korban dan keluarga korban di wilayah pulau Galang tersebut.

Ia menambahkan terkait pentingnya komunikasi yang baik dengan masyarakat khususnya dengan para tokoh, aktivis pembela Palestina di tanah air. Hingga program tersebut tidak dinilai sebagai pemindahan dan relokasi warga Gaza ke Indonesia, yang hal tersebut pernah menjadi topik  kontroversial.

"Komunikasi ini penting sehingga ada langkah penting yang memang menjadi concern bersama, ini juga untuk menjaga agar engagement pemerintah dengan masyarakat semakin kuat terutama untuk membela Palestina," terang Ketua MUI Bidang Luar Negeri dan Kerjasama Internasional tersebut.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dodi Budiana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X