KLIKREAD.COM, Jakarta - Sejauh ini pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum melakukan penangkapan terhadap buronan Harun Masiku, meski keberadaannya telah diketahui.
Keberadaan buronan tersebut diungkapkan penyelidik KPK Arif Budi Raharjo, dalam persidangan kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan yang melibatkan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.
“Kami ketahui (titik keberadaan Harun), tapi, kami tidak bisa sampaikan di sini,” ujar Arif saat bersaksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Jumat, 16 Mei 2025.
Baca Juga: Patung Jokowi Senilai Rp2,5 Miliar Dibangun Hasil Swadaya Warga Karo
Meski lokasi Harun sudah terdeteksi, penangkapan belum juga dilakukan.
Arif menyebut proses pencarian masih berjalan melalui sejumlah pihak.
“Kami masih dalam upaya (pencarian) melalui beberapa pihak,” katanya.
Menanggapi pernyataan Arif, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa keterangan yang muncul dalam persidangan akan dicatat dan dianalisis lebih lanjut oleh penyidik lembaga antirasuah.
Baca Juga: Selesaikan Perselisihan, PWI akan Gelar Kongres Persatuan pada 30 Agustus 2025
“Setiap informasi ataupun keterangan yang disampaikan oleh para saksi yang hadir dalam persidangan tersebut selanjutnya akan dilakukan analisis dan telaah oleh KPK,” kata Budi melalui video rilis, Jumat, 16 Mei 2025.
Budi menegaskan kehadiran Arif di persidangan bukan tanpa alasan.
Ia adalah saksi fakta yang mengetahui langsung rangkaian upaya perintangan penyidikan.
“Pertama perlu kami jelaskan kehadiran penyelidik sebagai saksi dalam persidangan tersebut.
Artikel Terkait
Hendry dan Zulmansyah Sepakat Kongres Persatuan PWI Digelar Paling Lambat Agustus 2025
PM Australia Beri Kado Istimewa pada Kucing Milik Presiden RI Prabowo Subianto
Ketua Kadin Cilegon Terancam 9 Tahun Penjara, Gegara Minta Jatah Proyek Rp 5 Triliun
Hadiri Rakor Bersama KPK, Walikota Batam Berkomitmen Perangi Korupsi
Ramai Soal Wacana Program Makan Bergizi Gratis yang akan Diasuransikan
Didukung untuk Menjabat Dua Periode, Prabowo: Tolong Jangan Sebut Seperti Itu
Jika Gagal Memimpin, Prabowo Subianto Tak Maju Lagi di Pilpres 2029 Mendatang
Merasa Diresahkan Premanisme, Polri Minta Masyarakat Laporkan ke Kantor Polisi Terdekat atau Call Centre 110
Selesaikan Perselisihan, PWI akan Gelar Kongres Persatuan pada 30 Agustus 2025
Patung Jokowi Senilai Rp2,5 Miliar Dibangun Hasil Swadaya Warga Karo