Sejarah Nerdirinya Masjid Agung Al-Ikhlas Ciledug Dibangun dari Bekas Pasar Jumat Kini Jadi Sentra Dakwah

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Minggu, 7 September 2025 | 19:39 WIB
Masjid Agung Al-Ikhlas Ciledug kini bagian dari wisata religi di kawasan Ciledug Raya./PPID Tangerang Kota.
Masjid Agung Al-Ikhlas Ciledug kini bagian dari wisata religi di kawasan Ciledug Raya./PPID Tangerang Kota.

Kemudian dibangun menjadi masjid kebanggaan masyarakat sekitar," ujar Haji Husein.

Seiring perkembangan waktu, Masjid Agung Al-Ikhlas Ciledug pernah mengalami renovasi besar-besaran sekitar tahun 2002 silam.

Masjid yang awalnya hanya satu lantai direnovasi menjadi tiga lantai dengan gaya arsitektur khas masjid klasik di Indonesia yang berkapasitas lebih dari 2.500 jemaah.

Baca Juga: Ki Hajar Dewantara Pelopor Pendidikan Mengabdi Mencerdaskan Bangsa Indonesia

Konsep masjid dibuat lebih modern dilengkapi ornamen khas arsitektur Timur Tengah seperti penambahan kubah, menara.

Bahkan terdapat hiasan kaligrafi di atap bangunan masjid utama tersebut.

Masjid Agung Al-Ikhlas Ciledug juga terus berkembang sampai sekarang.

Baca Juga: Riwayat Singkat Carolus Linnaeus, Ilmuwan Asal Swedia Sebagai Bapak Taksonomi dan Ekologi Modern

Saat ini, Masjid Agung Al-Iklhas Ciledug mempunyai program pengembangan dakwah melalui madrasah diniyah sampai pengajian rutin setiap pekannya.

Tidak heran, Masjid Agung Al-Ikhlas Ciledug masih menjadi primadona bagi masyarakat sekitar.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mengenal Munggahan, Tradisi Menyambut Bulan Suci Ramadan

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:10 WIB
X