Lalu ia diperkenalkannya kepada Johan Rothman, seorang dokter sekaligus guru di Växjö.
Rothman memperluas ketertarikan Linnaeus di bidang botani dan bahkan kedokteran.
Linnaeus akhirnya mendaftar di Universitas Lund - universitas terdekat, kemudian pindah ke Universitas Uppsala setelah satu tahun atas saran Rothman.
Dalam masa-masa ini Linnaeus mempunyai keyakinan bahwa dalam benang sari dan putik bunga terkandung dasar-dasar klasifikasi tumbuhan.
Baca Juga: Tugu Pahlawan Menyimpan Sejarah Sepuluh November di Surabaya
Sehingga ia menuliskan sebuah makalah singkat pada suatu mata kuliah yang berhasil membuatnya menjadi pembantu profesor.
Pada 1732 Badan Akademik Ilmu Pengetahuan Alam di Uppsala membiayai ekspedisinya untuk meneliti Laplandia.
Hasilnya adalah tulisan berjudul Flora Laponica yang dicetak tahun 1737.
Pada 1735 Linnaeus pindah ke Belanda, di sana ia mendapatkan gelar dokter dari Universitas Harderwijk.
Baca Juga: Sejarah Goa Selomangleng Tempat Pertapaan Dewi Kilisuci Putri Mahkota Raja Airlangga
Gelar ini ialah satu-satunya gelar akademik yang berhasil didapatkan Linnaeus, dan ia memperolehnya hanya dalam waktu enam hari.
Termasuk tiga hari mencetak catatan-catatan botaninya dalam bahasa Latin. ***
Artikel Terkait
Wisata Sejarah ke Komplek Makam Engku Puteri Raja Hamidah di Pulau Penyengat
Museum House of Sampoerna, Menyimpan Sejarah Pembuatan Rokok Kretek di Indonesia
Monumen Kapal Selam Menyimpan Sejarah KRI Pasopati 410 pada Perang Trikora
Gedung Lawang Sewu Menggambarkan Sejarah Perjalanan Kereta Api di Indonesia
Sejarah Goa Selomangleng Tempat Pertapaan Dewi Kilisuci Putri Mahkota Raja Airlangga
Tugu Pahlawan Menyimpan Sejarah Sepuluh November di Surabaya
Mengenal Sejarah Perbankan Indonesia Peninggalan Hindia Belanda di Museum Gedung De Javasche Surabaya
Mengenang Sejarah Asal Usul Terbentuknya Kota Surabaya Saat Berkunjung ke Museum Surabaya
Mengenal Riwayat Josef Mengele, Dikenal Tentara Nazi yang Lakukan Eksperimen Mematikan
George VI Sosok Raja Pejuang Britania Raya Memenangkan Perang Dunia II Melawan Jerman