“PLTS akan menambah jam belajar anak-anak di hinterland.
Mereka bergantung pada listrik dan sinyal.
Kebijakan ini sangat konstruktif dan kami siap mendukung,” katanya.
Baca Juga: Perkuat Edukasi Keselamatan Jalan, Satlantas Barelang Luncurkan Pojok Lalu Lintas di SD & SMP Negeri
Menurut Amsakar, SPBU nelayan juga menjadi kebutuhan mendesak di wilayah pinggiran Batam.
“Nelayan saat ini harus menempuh jarak yang jauh dan mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli BBM.
SPBU nelayan akan menjadi pengungkit ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Ia menegaskan, bahwa kebijakan Presiden merupakan langkah pemberdayaan melalui tiga konsep: mengadakan yang belum ada, meningkatkan yang sudah ada, dan memberdayakan masyarakat marginal.
“Gebrakan Menteri Koperasi luar biasa.
Makanya apa yang menjadi ranah dan kewenangan pemerintah daerah akan kami percepat,” ucap Amsakar.***
Artikel Terkait
Sebelum Isi Acara Kepri Bersholawat, Habib Jindan Jadi Khatib Sholat Jumat di Masjid Al Hikmah Tanjungpinang
BP Batam Dorong Efisiensi Pengawasan Lewat Dashboard Pengendalian
Walikota Batam Berharap PMI Terus Memberikan Terbaik untuk Misi Kemanusian
Walikota Batam Nilai Gelar Adat Melayu Sebuah Penghormatan bagi Pemimpin Berkontribusi Besar Kemajuan Bangsa
Walikota Lis Apresisi LAM Kepri Terus Menjaga Marwah Budaya Melayu Melalui Penganugerahan Gelar Adat Tokoh Nasional
Pemko Tanjungpinang Apresiasi PT Pelni Lakukan Penanaman 3000 Bibit Lamun Bentuk Aksi Nyata Mitigasi Perubahan Iklim
Perkuat Edukasi Keselamatan Jalan, Satlantas Barelang Luncurkan Pojok Lalu Lintas di SD & SMP Negeri
Tatap Muka Bersama Tim Verifikator Perizinan, Kepala BP Batam Tekankan Integritas dalam Bertugas
Jadikan Jendela Indonesia, BI Tetapkan Belakang Padang sebagai Ikon Ekonomi Digital Perbatasan
BI Dorongan Pengunaan QRIS dan Pertumbuhan Transaksi Digital di Wilayah Kepri