BI Dorongan Pengunaan QRIS dan Pertumbuhan Transaksi Digital di Wilayah Kepri

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Minggu, 16 November 2025 | 15:36 WIB
Pelaku UMKM di Belakang Padang kini mengunakan transaksi QRIS di rintis Bank Indonesia (BI)./net
Pelaku UMKM di Belakang Padang kini mengunakan transaksi QRIS di rintis Bank Indonesia (BI)./net

KLIKREAD.COM, Batam - Dalam upaya memperkuat ekonomi digital di Belakang Padang dan seluruh Kepulauan Riau, Bank Indonesia (BI) gencar mempromosikan penggunaan QRIS.

Kegiatan ini dirancang sebagai langkah edukatif dan inklusif untuk memperluas jangkauan manfaat pembayaran digital.

Masyarakat diharapkan dapat lebih mudah beradaptasi dengan sistem pembayaran modern ini.

Baca Juga: Jadikan Jendela Indonesia, BI Tetapkan Belakang Padang sebagai Ikon Ekonomi Digital Perbatasan

Provinsi Kepulauan Riau telah menunjukkan pertumbuhan digitalisasi yang sangat pesat.

Transaksi QRIS di wilayah ini mencapai 33,9 juta pada tahun 2024, menandai peningkatan signifikan sebesar 117,31 persen dari tahun sebelumnya.

Angka ini menunjukkan adopsi yang kuat dari teknologi pembayaran digital oleh masyarakat.

Hingga akhir September 2025, jumlah transaksi QRIS telah melonjak hingga 64,9 juta, dengan nilai transaksi mencapai Rp7,7 triliun.

Baca Juga: Tatap Muka Bersama Tim Verifikator Perizinan, Kepala BP Batam Tekankan Integritas dalam Bertugas

Data ini menggarisbawahi potensi besar ekonomi digital di Kepulauan Riau. P

artisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk mempertahankan tren positif ini.

Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan Kepulauan Riau, Zulhendri, mengapresiasi kepada Bank Indonesia atas dukungannya.

Bantuan BI kata dia, sangat krusial dalam memperluas jangkauan layanan dan fasilitas ekonomi digital hingga ke pulau-pulau terluar.

Baca Juga: Perkuat Edukasi Keselamatan Jalan, Satlantas Barelang Luncurkan Pojok Lalu Lintas di SD & SMP Negeri

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X