Menurutnya, semua pembayaran dilakukan berdasarkan mekanisme yang diukur dan terdokumentasi.
Rincian pembayaran tersedia dan dapat diakses melalui bagian keuangan rumah sakit.
“Setiap tenaga kesehatan berhak meminta penjelasan kepada unit terkait, dan kami memastikan data tersebut ada.
Jadi bukan sistemnya yang tidak transparan.
Melainkan kemungkinan belum semua pegawai memahami prosedur akses informasi internal,” katanya.
Baca Juga: BP Batam Kunjungi Layanan Keimigrasian, Dorong Kolaborasi Sosialisasi Golden Visa
Sementara itu, Direktur RSUD EF, Raden Roro Sri Widjayanti Suryandari, menegaskan bahwa untuk BPJS pada bulan Januari dan Februari sudah diumumkan pada bulan berikutnya.
“Sementara untuk langganan (dari perusahaan yang melakukan MoU) Januari hingga Mei sudah kekurangan,” tegas Roro.***
Artikel Terkait
Wawako Batam Dampingi Rombongan Kementerian Tinjau Progres Kawasan Pemukiman Tanjung Banon
Walikota Langsa Berniat Adopsi Strategi Pemko Batam Upaya Tingkatkan PAD
Amsakar Berharap Kafilah Kota Batam Raih Juara Umum dengan Hasil Penilaian Lebih Objektif
Siapkan Hadiah Rp50 Juta, Walikota Batam Lepas Kafilah Ikuti STQH XI Tingkat Provinsi Kepri
Polri Bersama Petani Wujudkan Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Emas 2045
Turnamen Tennis Lapangan “Kapolda Kepri Cup” Meriahkan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-79 Tahun 2025
BP Batam Kunjungi Layanan Keimigrasian, Dorong Kolaborasi Sosialisasi Golden Visa
Tumbuh Kembang Sempurna, Petani di Bintan Uji Coba Tanam Padi di Kelurahan Sei Lekop
Polresta Barelang Tanggap Cepat Tangani Laporan Pencurian melalui Layanan 110
457 Bongkahan Tiang Reklame Diamankan, Pemko Batam Kasih Batas Hingga 1 Juli untuk Diambil