Selain itu, bimtek juga mengajarkan penerapan cara produksi pangan olahan yang baik, simulasi penggunaan bahan tambahan pangan, strategi pengemasan.
Dan jug iklan produk, sertifikasi halal, etika bisnis, pengembangan jejaring usaha IRTP.
Hingga penerapan prinsip good manufacturing practice.
“Ini bagian dari upaya memperkuat kapasitas pengelola IRTP agar produk pangan mereka tidak hanya aman dikonsumsi.
Baca Juga: Walikota Tanjungpinang Berharap Turnamen Domino Polresta Bisa Membangun Semangat Kebersamaan Warga
Tetapi juga mampu bersaing di pasar global,” ujar Rustam.
Para narasumber dalam kegiatan ini berasal dari berbagai instansi, di antaranya Loka POM Tanjungpinang, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Riau.
Serta Satgas Halal, Pelatih Keamanan Pangan Tanjungpinang, dan jajaran Dinkes Dalduk dan KB Kota Tanjungpinang.
Peserta dinyatakan lulus apabila mengikuti seluruh proses bimtek secara tuntas dan memperoleh nilai evaluasi minimal 60 persen.***
Artikel Terkait
Batam Dominasi Struktur Ekonomi Provinsi Kepulauan Riau, Sumbang 66 Persen Total PDRB
Wawako Batam Kembali Saksikan Pembongkaran Paksa Bangunan Reklame Bermasalah
Perkuat Sinergi Lintas Sektoral, Walikota Batam Komitmen Cegah Kekerasan Terhadap Perempaun dan Anak Serta TPPO
Setelah Batam Raih Nilai Tertinggi SP4N LAPOR, Walikota Batam Dorong Perangkat Daerah Lebih Meningkatkan Lagi Pelayanan Publik
Diduga Tower Telekomunikasi Tak Berizin, Satpol PP Tanjungpinang dan PPNS Tindaklanjuti Laporan Warga
Walikota Tanjungpinang Berharap Turnamen Domino Polresta Bisa Membangun Semangat Kebersamaan Warga
Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Polsek Sekupang Salurkan Bantuan Sembako Secara Door to Door kepada Warga Kurang Mampu
Sekda Kota Batam Tegaskan Pengadaan Barang dan Jasa Harus Dilakukan Secara Efektif, Efisien, Transparan, dan Akuntabel
Kadiskominfo Tanjungpinang Ajak Masyarakat Melek Teknologi Guna Membangun Karakter Generasi Bangsa
517 PPPK dan 8 CPNS Dilantik, Walikota Tanjungpinang Tegaskan Dituntut Bekerja Lebih Profesional