Tugas mereka antara lain mengoordinasikan kebijakan lintas sektor, memetakan potensi kelurahan, mendampingi proses pembentukan koperasi.
Serta memastikan koperasi berjalan sesuai prinsip ekonomi gotong royong,” jelasnya.
Lebih lanjut, Amsakar menjelaskan bahwa pendekatan partisipatif menjadi kunci sukses pembentukan koperasi.
Oleh karena itu, para lurah diminta untuk segera melakukan musyawarah bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan tokoh masyarakat dalam merancang dan membentuk koperasi yang sesuai dengan kebutuhan warga setempat.
“Koperasi yang kita bentuk bukan sekadar formalitas.
Baca Juga: Kepala BP Batam dan Wakil Kepala BP Tinjau Kondisi Jalan Laksamana Bintan dan Jalan Raja Isa
Harus hidup, harus melayani kebutuhan masyarakat, dan harus menjadi wadah penguatan ekonomi lokal,” jelas Amsakar.
Sebagai proyek percontohan, Kelurahan Sembulang di Kecamatan Galang telah meluncurkan Grand Design Pilot Project Koperasi Merah Putih Tahun 2025.
Model ini diharapkan dapat menjadi acuan nasional dalam pengembangan koperasi kelurahan.***
Artikel Terkait
18 ASN Pemko Batam Terima SK Batas Usia Pensiun Per 1 Juni 2025
Pemko Tanjungpinang Raih Penghargaan dari Kemendikdasmen atas Komitmen Melestarikan Bahasa Melayu
Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Pemko Tanjungpinang Gelar Rakor Reformasi Birokrasi
Upaya BP Batam Jaga Kondusifitas Iklim Investasi, Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan Cek Langsung Kegiatan Produksi di Kawasan Industri
BP Batam Sambut Positif Rencana Ekspansi Gexpro Services ke Batam
Kepala BP Batam dan Wakil Kepala BP Tinjau Kondisi Jalan Laksamana Bintan dan Jalan Raja Isa
Bhabinkamtibmas Kelurahan Kp Pelita Dukung Program Ketahanan Pangan dalam Rangka Asta Cita Presiden Menuju Indonesia Emas 2045
PLN Resmikan Empat Pulau Terluar di Provinsi Kepri Dapat Layanan Listrik 24 Jam
Gubernur Kepri Tegaskan Jaga Sikap, Prilaku dan Integritas, 3.559 Pegawai Pemprov Kepri Terima SK Pengangkatan ASN
99,10 Persen Rumah Tangga di Provinsi Kepri Telah Menikmati Layanan Listrik