Pencegahan sejati tidak cukup hanya dengan memelototi layar digital.
Kita harus menyentuh akar yang lebih dalam, kerentanan jiwa.
Keluarga, sekolah, dan lingkungan harus bertransformasi menjadi benteng literasi emosional. Kita perlu mengajarkan anak-anak kita tentang definisi cinta yang sehat, tentang keberanian menetapkan batasan, dan tentang intuisi untuk mengenali manipulasi sejak tatapan pertama.
Baca Juga: Penataan SDM BP Batam, 681 Orang Terima SK Pegawai Tetap
Agar kelak, tidak ada lagi dawai masa depan yang harus putus, meninggalkan lagu yang tak pernah selesai dimainkan. ***
Penulis : Nadia Anastasya, Mahasiswa Ilmu Hukum UMRAH