WASPADA! Terungkap Telegram dan Facebook Jadi Alat Terduga Teroris di Sleman Sebar Konten Provokatif

photo author
Tim Klik Read 02, Klik Read
- Senin, 23 Januari 2023 | 20:30 WIB
Ilustrasi: Terduga teroris yang ditangkap di Sleman diketahui menyebar konten provokatif di Facebook dan Telegram. (Dok Tribrata News)
Ilustrasi: Terduga teroris yang ditangkap di Sleman diketahui menyebar konten provokatif di Facebook dan Telegram. (Dok Tribrata News)

KLIKREAD.COM- Terduga teroris berinisial AW (39), mempergunakan media sosial Telegram dan Facebook untuk menyebarkan konten provokatif.

Kabar penggunaan Telegram dan Facebook untuk menyebarkan konten provokatif oleh Terduga teroris itu pun dibenarkan oleh Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.

Kombes Pol Aswin Siregar, Kabag Bantuan Operasi Densus 88 Antiteror, menjelaskan bahwa AW menyebarkan teror yang berbau provokatif melalui Facebook dan Telegram.

Baca Juga: 2023 Selamat Datang Skuter Listrik Honda U-GO, Simak Harga dan Spesifikasi Kendaraan Ramah Lingkungan Satu Ini

"AW (sebar konten provokatif, red) menggunakan FB (Facebook) dan Telegram," ujar Aswin dilansir dari PMJ News, Senin (23/1/2023).

Sebelumnya diberitakan, Densus 88 Antiteror Polri kembali menangkap terduga teroris. Kali ini penangkapan dilakukan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Baca Juga: Duh, Ingin Punya Sepeda Motor Listrik Ramah Lingkungan, tapi Harga Masih Mahal? Simak Alasannya Berikut Ini!

Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, Karopenmas Divisi Humas Polri, menjelaskan bahwa penangkapan terhadap satu terduga teroris ini dilakukan pada Minggu (22/1/2023) sekitar pukul 06.00 WIB.

"Telah dilakukan penangkapan terhadap 1 orang target tindak pidana terorisme berinisial AW (39) di sekitar area jalan Pendowoharjo, Sleman, DIY," ungkap Ramadhan.

Baca Juga: Daftar Harga dan Spesifikasi HP iPhone SE 2023, Dibekali Chipset Gahar A15 Bionic yang Bikin Gaming Anti-Lag

Kuat dugaan, lanjut Ramadhan, AW merupakan simpatisan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Terduga pelaku aktif mengunggah gambar dan video propaganda kelompok teroris itu di media sosial.

"Diduga simpatisan ISIS yang aktif memposting gambar dan video propaganda ISIS di media sosial serta memposting seruan provokatif untuk melakukan aksi teror," tutur Ramadhan.***

Baca Juga: Tahun Baru Imlek HP Baru! Cek Daftar Harga iPhone 14 Series 2023, Jadi Smartphone Idaman Anak-anak Milenial

 

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi Muksin Yulianto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X