Baca Juga: Saksi Susi, ART Ferdy Sambo, Lebih Banyak Menjawab Tidak Tahu Pada Sidang Ketiga Terdakwa Bharada E
Berikut ini pernyataan penyesalan Putri Candrawathi:
Mohon izin Yang Mulia, saya ingin menambahkan sedikit mengenai cuti dari Yosua dari tanggal 28 Desember 2021 hingga 10 Januari 2022 itu kurang lebih dua minggu.
Saya ingin menyampaikan sesuatu kepada ibu. Mohon izin Yang Mulia mohon izin penuntut umum.
Izinkan saya atas nama keluarga menyampaikan turut berduka cita kepada ibu dan Bapak Samuel beserta keluarga atas berpulangnya Ananda Brigadir Yosua. Semoga almarhum diberikan tempat terbaik oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Ibu dan bapak Samuel Hutabarat dan keluarga, kita sebagai manusia hanya bisa mengembalikan setiap jalan kehidupan kita ini dan adalah kehendak dari Tuhan yang Maha Kuasa. Saya dan Bapak Ferdy Sambo tidak sedetik pun menginginkan kejadian seperti ini terjadi di dalam kehidupan keluarga kami dan luka dalam di hati saya dan keluarga.
Saya juga sebagai seorang ibu, bisa merasakan duka yang dialami ibu sebagai ibunda dari Yosua, yang mengalami kehilangan seorang anak. Dari hati yang paling dalam saya mohon maaf untuk Ibunda Yosua beserta keluarga atas peristiwa ini.
Untuk itu, dari lubuk hati yang dalam saya mohon maaf untuk ibunda Yosua beserta keluarga. Semoga Tuhan membuka dan menguatkan hati ibu dan bapak beserta keluarga. Tuhan Yesus bisa memberkati Ibu dan Bapak Samuel beserta sekeluarga.
Saya siap menjalankan sidang ini dengan ikhlas dan ketulusan hati saya agar seluruh peristiwa yang terjadi dapat terungkap. Terima kasih.
Jika kita melihat pernyataan penyesalan mereka, masih ada kesan bahwa telah ada pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J kepada Putri Candrawathi. Mudah-mudahan persidangan bisa mengungkapkan semuanya.***
Artikel Terkait
Saksi Susi, ART Ferdy Sambo, Lebih Banyak Menjawab Tidak Tahu Pada Sidang Ketiga Terdakwa Bharada E
Ferdy Sambo Akan Dipertemukan Dengan Keluarga Brigadir J di Lanjutan Sidang Perkara Pembunuhan Berencana
Ferdy Sambo dan Putri Candrwathi Berpelukan di Sidang Perkara Pembunuhan Berencana Brigadir J
Ibunda Almarhum Brigadir J, Rosti Simanjuntak Meminta Agar HP Anaknya Dikembalikan