Mohammad Yamin dan Sumpah Pemuda 1928, Proses Penciptaan Nasionalisme Indonesia

photo author
Khairul, Klik Read
- Selasa, 25 Oktober 2022 | 10:25 WIB
Mohammad Yamin: Orang yang berperan merumuskan deklarasi Sumpah Pemuda yang menjadi awal penciptaan nasionalisme Indonesia (wikipedia)
Mohammad Yamin: Orang yang berperan merumuskan deklarasi Sumpah Pemuda yang menjadi awal penciptaan nasionalisme Indonesia (wikipedia)

Jadi bisa dibilang, Yamin adalah orang yang mampu mengimajinasikan suatu bentuk nasionalisme dengan menyatukan berbagai perbedaan yang dimiliki bangsa Indonesia.

Pada saat Kongres Pemuda II yang berlangsung pada 26 - 28 Oktober 1928, Yamin menyusun komposisi dan keputusan kongres para pemuda sesuai imajinasinya tentang Indonesia.

Baca Juga: Febri Diansyah Menyatakan Ada 4 Bukti Pelecehan Sesksual Terhadap Putri Candrawathi Oleh Brigadir J

Pada Kongres Pemuda I 1926 di Yogyakarta, Yamin berusaha meyakinkan para peserta pentingnya bahasa persatuan yang bisa mengikat sebuah bangsa. Bahasa itu adalah Bahasa Indonesia, yang mana itu akan mengikat dan memberi identitas sebagai sebuah bangsa yang sedang berjuang untuk merdeka.

Momen Yamin tiba saat Kongres Pemuda II dilaksanakan. Yamin tampil ke depan dalam proses penciptaan nasionalisme Indonesia kala itu. Yamin menyusun deklarasi Sumpah Pemuda yang berisikan tiga sumpah, seperti dibawah ini:

Baca Juga: UPDATE! Korban Tragedi Kanjuruhan Malang Kembali Bertambah Satu Orang, Total Meninggal Jadi 135 Orang

Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia

Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia

Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoen, bahasa Indonesia.

Baca Juga: Antisipasi Varian XBB, Kementerian Kesehatan Meminta Masyarakat Untuk Segera Lakukan Vaksinasi Booster

Ketiga Sumpah Pemuda itulah yang tiap tahun pada tanggal 28 Oktober kita baca sewaktu masih duduk di bangku sekolah, bahkan hingga saat ini pun kita masih suka mendengar melalui siaran televisi nasional. 

Semoga nasionalisme kita tidak kendur seiring dengan perkembangan zaman yang semakin maju.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Khairul

Sumber: Dari Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X