Update Tragedi Kanjuruhan Malang, Polri Tahan Enam Orang Tersangka, Salah Satunya Direktur Utama LIB

photo author
Dwi Muksin Yulianto, Klik Read
- Selasa, 25 Oktober 2022 | 07:31 WIB
Update Tragedi Kanjuruhan Malang, Polri tahan enam orang tersangka.
Update Tragedi Kanjuruhan Malang, Polri tahan enam orang tersangka.

KLIKREAD- Usai ditetapkan menjadi tersangka pada kasus tragedi Kanjuruhan Malang, Polri melakukan penahanan terhadap Direktur Utama Liga Indonesia Baru (LIB) berinisial AHL.

Polri juga melakukan penahanan terhadap lima orang tersangka lainnya terkait tragedi Kanjuruhan Malang.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan bahwa penahanan keenam tersangka kasus tragedi Kanjuruhan Malang tersebut dilakukan pada hari ini usai para tersangka menjalani pemeriksaan.

Baca Juga: Gaji Rp6,5 Juta! Info Loker Terbaru Jakarta Oktober 2022 Customer Service di Telunjuk.com

"Selesai nanti pemeriksaan tambahan keenam tersangka tersebut oleh penyidik langsung dilakukan penahanan," kata Dedi, Jakarta, Senin, 24 Oktober 2022.

Selain Direktur Utama LIB AHL, lima tersangka lainnya ialah Ketua Panitia Pelaksana Arema Malang AS, Security Officer SS, Kabag Ops Polres Malang Kompol WSP, Kasat Samapta Polres Malang AKP BSA, dan Komandan Kompi Brimob Polda Jatim AKP H.

Dedi menjelaskan bahwa pemberkasan yang dilakukan tim investigasi Polri saait ini dipercepat agar dapat segera dilimpahkan ke Kejaksaan.

Baca Juga: Ayo Bergabung di PT Aldrivia Cahaya Sejahtera! Info Loker Jakarta Barat Oktober 2022 Social Media Spesialist

"Semuanya masih berproses tim masih bekerja. Insya Allah, dalam waktu dekat juga berkas perkara akan dilimpahkan ke JPU. Nanti akan diteliti oleh jaksa penuntut umum dari Kejati Jawa Timur," ujar Dedi.

Seperti kita ketahui, Tragedi Kanjuruhan Malang ini dipicu adanya tembakan gas air mata dari pihak kepolisian yang sedang mengamankan lapangan setelah pertandingan antara Arema FC vs Persebaya berakhir.

Baca Juga: Ini Dia Honda Prinz, Skuter Listrik Menawan Cuma Rp12 Jutaan dengan Jarak Tempuh 100 Kilometer

Akibat dari tembakan tersebut terjadi kepanikan penonton yang kemudian berdesak-desakan keluar melalui pintu yang sempit. Kebanyakan korban meninggal karena terinjak-injak dan sesak napas.

Seperti dilansir dari laman PMJ News, Kapolresta Malang Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan adanya informasi terkait kabar bertambahnya korban menjadi 135 orang.

Baca Juga: Dibanderol Murah, Ini Beragam Fitur Canggih Skuter Listrik Ola Electric Plus Kecerdasan Buatan

“Iya benar,” ujar Budi saat dikonfirmasi, Senin 24 Oktober 2022.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi Muksin Yulianto

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X