KLIKREAD- Usai ditetapkan menjadi tersangka pada kasus tragedi Kanjuruhan Malang, Polri melakukan penahanan terhadap Direktur Utama Liga Indonesia Baru (LIB) berinisial AHL.
Polri juga melakukan penahanan terhadap lima orang tersangka lainnya terkait tragedi Kanjuruhan Malang.
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan bahwa penahanan keenam tersangka kasus tragedi Kanjuruhan Malang tersebut dilakukan pada hari ini usai para tersangka menjalani pemeriksaan.
Baca Juga: Gaji Rp6,5 Juta! Info Loker Terbaru Jakarta Oktober 2022 Customer Service di Telunjuk.com
"Selesai nanti pemeriksaan tambahan keenam tersangka tersebut oleh penyidik langsung dilakukan penahanan," kata Dedi, Jakarta, Senin, 24 Oktober 2022.
Selain Direktur Utama LIB AHL, lima tersangka lainnya ialah Ketua Panitia Pelaksana Arema Malang AS, Security Officer SS, Kabag Ops Polres Malang Kompol WSP, Kasat Samapta Polres Malang AKP BSA, dan Komandan Kompi Brimob Polda Jatim AKP H.
Dedi menjelaskan bahwa pemberkasan yang dilakukan tim investigasi Polri saait ini dipercepat agar dapat segera dilimpahkan ke Kejaksaan.
"Semuanya masih berproses tim masih bekerja. Insya Allah, dalam waktu dekat juga berkas perkara akan dilimpahkan ke JPU. Nanti akan diteliti oleh jaksa penuntut umum dari Kejati Jawa Timur," ujar Dedi.
Seperti kita ketahui, Tragedi Kanjuruhan Malang ini dipicu adanya tembakan gas air mata dari pihak kepolisian yang sedang mengamankan lapangan setelah pertandingan antara Arema FC vs Persebaya berakhir.
Baca Juga: Ini Dia Honda Prinz, Skuter Listrik Menawan Cuma Rp12 Jutaan dengan Jarak Tempuh 100 Kilometer
Akibat dari tembakan tersebut terjadi kepanikan penonton yang kemudian berdesak-desakan keluar melalui pintu yang sempit. Kebanyakan korban meninggal karena terinjak-injak dan sesak napas.
Seperti dilansir dari laman PMJ News, Kapolresta Malang Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan adanya informasi terkait kabar bertambahnya korban menjadi 135 orang.
Baca Juga: Dibanderol Murah, Ini Beragam Fitur Canggih Skuter Listrik Ola Electric Plus Kecerdasan Buatan
“Iya benar,” ujar Budi saat dikonfirmasi, Senin 24 Oktober 2022.
Artikel Terkait
Rekomendasi TGIPF Tragedi Kanjuruhan Malang Buat Polri, Lanjutkan Penyelidikan dan Jangan Pakai Gas Air Mata
Ketum PSSI Iwan Bule Selasa 18 Oktober Akan Diperiksa Polri Terkait Kasus Tragedi Kanjuruhan Malang
Banyak Korban Tragedi Kanjuruhan yang Trauma, Biddokes Polda Jatim Gelar Self Healing
UPDATE! Trgaedi Kanjuruhan Malang Jum'at 21 Oktober 2022, Korban Bertambah Menjadi 134 Orang
UPDATE! Korban Tragedi Kanjuruhan Malang Kembali Bertambah Satu Orang, Total Meninggal Jadi 135 Orang