nasional

Perintah Lengkap Presiden Jokowi Dalam Merespon Tragedi Kanjuruhan Yang Menewaskan 130 Orang

Minggu, 2 Oktober 2022 | 16:12 WIB
Screenshoot Pernyataan Lengkap Presiden Jokowi terhadap Tragedi Kanjuruhan Malang yang menewaskan 130 orang hingga saat ini (Youtube Voidotid)

KLIKREAD - PSSI sebagai federasi sepakbola Indonesia, harus menghentikan sementara pertandingan Liga 1 BRI, itulah pernyataan Presiden Jokowi dalam menanggapi atau merespon kejadian Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 130 orang.

Tragedi Kanjuruhan dipicu oleh adanya sebagian suporter yang masuk ke lapangan paska pertandingan Arema FC vs Persebaya pada lanjutan Liga 1 BRI yang dilangsungkan di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu 1/10/2022. 

Baca Juga: Reaksi Presiden AFC Terhadap Kerusuhan Sepakbola di Kanjuruhan Yang Menewaskan 130 Orang

Pihak Keamanan, aparat gabungan Polri dan TNI, yang merespons mereka dengan tembakan gas air mata membuat para suporter kocar-kacir.

Mereka menuju titik pintu keluar dan menumpuk di sana. Penumpukan tersebut di ruang yang sempit dengan efek gas air mata menyebabkan banyak korban jiwa berjatuhan.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan: Aturan FIFA Dalam Penanganan Kerusuhan Supoter Pada Pertandingan Sepakbola

Presiden Jokowi langsung bereaksi setelah mendengar laporan adanya korban jiwa dari kericuhan yang terjadi. Presiden Jokowi dengan tegas menginginkan adanya evaluasi dan perbaikan prosedur dilakukan oleh Pengurus Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), sesuai dengan pernyataannya yang disiarkan oleh kanal Setpers Kepresidenan. 

Baca Juga: Buntut Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, IPW Minta Jabatan Kapolres Malang Dicopot

Ini isi pernyataan lengkap Presiden Jokowi terkait dengan Tragedi Kanjuruhan Sabtu 1/10/2022 yang merenggut nyawa ratusan orang.

Saya menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya 129 orang, saudara-saudara kita dalam tragedi sepak bola di Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Saya telah meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk memonitor khusus pelayanan medis bagi korban yang sedang dirawat di rumah sakit agar mendapatkan pelayanan terbaik.

Baca Juga: Kerusuhan Kanjuruhan 130 Orang Tewas, Ada 'Penolakan' Panpel Terhadap Rekomendasi Pihak Keamanan

Saya juga telah memerintahkan kepada Menpora, Kapolri, dan Ketua Umum PSSI untuk melakukan evaluasi menyeluruh tentang pelaksanaan pertandingan sepak bola dan juga prosedur pengamanan penyelenggaraannya.

Khusus kepada Kapolri, saya minta melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini. Untuk itu, saya juga memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan.

Halaman:

Tags

Terkini